Slot Header 970×90

Nasional

Belanja Negara Lampaui Pendapatan, APBN Defisit Rp196,5 Triliun hingga Juni 2026

Oleh Septian

22 Juli 2026 pukul 08.24 WITA · 1 menit baca

NASIONAL, BALINEWS.ID - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat defisit sebesar Rp196,5 triliun hingga akhir Juni 2026 atau semester I/2026. Nil…
NASIONAL, BALINEWS.ID - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat defisit sebesar Rp196,5 triliun hingga akhir Juni 2026 atau semester I/2026. Nil… — BaliNews.id

NASIONAL, BALINEWS.ID - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat defisit sebesar Rp196,5 triliun hingga akhir Juni 2026 atau semester I/2026. Nilai tersebut setara dengan 0,76 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, hingga Juni 2026 pendapatan negara telah terealisasi sebesar Rp1.459,4 triliun atau 46,3 persen dari target penerimaan tahun ini yang dipatok Rp3.153,6 triliun.

Di sisi lain, realisasi belanja negara mencapai Rp1.656 triliun atau 43,1 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun. Besarnya belanja yang melampaui pendapatan menyebabkan APBN mengalami defisit Rp196,5 triliun.

"APBN-nya bagus, ekspansif dan membantu pembangunan," kata Purbaya, Selasa (21/7/2026).

Selain defisit APBN, pemerintah juga mencatat defisit keseimbangan primer sebesar Rp94,9 triliun. Angka tersebut melampaui target defisit keseimbangan primer dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp89,7 triliun.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, posisi defisit APBN menunjukkan sedikit perbaikan. Pada akhir Juni 2025, defisit tercatat Rp197 triliun atau setara 0,81 persen terhadap PDB. Dengan demikian, defisit hingga Juni 2026 turun tipis menjadi Rp196,5 triliun.

Untuk keseluruhan tahun 2026, pemerintah menetapkan target defisit APBN sebesar Rp689,1 triliun atau sekitar 2,68 persen dari PDB. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.