SEMARAPURA, BALINEWS – Sebuah boat snorkeling bernama Naomi terbakar di perairan Gamat Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (29/10/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.40 Wita tersebut diduga diawali ledakan pada bagian ujung kapal.
Seluruh penumpang yang merupakan empat warga negara asing (WNA) bersama kru boat berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kapten boat mengalami luka bakar pada bagian kaki dan harus mendapatkan penanganan medis di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Gema Santhi, Nusa Penida.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal yang diterima, boat tersebut sebelumnya berangkat untuk mengantarkan empat wisatawan asing mengikuti kegiatan snorkeling di sejumlah lokasi perairan Nusa Penida.
Sebelum keberangkatan, seluruh aspek keselamatan dan kondisi teknis boat disebut telah diperiksa oleh pihak terkait. Boat kemudian bertolak dari kantor operasional sekitar pukul 12.30 Wita dengan tujuan Manta Bay, Crystal Bay, dan Gamat Bay.
Namun, saat hendak meninggalkan perairan Gamat Bay sekitar pukul 13.40 Wita, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari bagian ujung boat yang diduga berasal dari komponen aki. Ledakan tersebut kemudian memicu kobaran api.
Melihat kondisi tersebut, pemandu wisata bersama empat wisatawan asing yang berada di atas boat langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Upaya penyelamatan selanjutnya dilakukan oleh boat lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 14.50 Wita, seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Meski seluruh penumpang berhasil diselamatkan, kapten boat mengalami luka bakar pada bagian kaki. Korban kemudian dibawa ke RSUD Gema Santhi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Berdasarkan informasi awal, boat snorkeling Naomi tersebut diketahui sempat menjalani perbaikan dan perawatan rutin sebelum insiden terjadi. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan penyebab kebakaran.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti ledakan dan kebakaran yang menghanguskan boat tersebut.
Unit Resintel Polsek Nusa Penida juga terus berkoordinasi serta mengumpulkan keterangan tambahan dari sejumlah pihak guna melengkapi penanganan peristiwa tersebut.
Sementara itu, pemilik boat berencana mendatangi Mapolsek Nusa Penida untuk membuat laporan resmi setelah selesai mendampingi dan menjenguk kapten boat yang menjalani perawatan medis.
Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian akan mendalami berbagai informasi yang diperoleh di lapangan untuk mengetahui faktor yang memicu insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan operasional transportasi laut wisata, terutama pemeriksaan kondisi teknis kapal sebelum digunakan mengangkut wisatawan. Meski pemeriksaan awal disebut telah dilakukan, penyebab pasti kebakaran tetap perlu dipastikan melalui penyelidikan. (*)

