Danantara Bentuk BUMN Baru Perminas untuk Tambang Tanah Jarang

Ilustrasi (sumber foto: Pexels/chetanvlad)

NASIONAL, BALINEWS.ID – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru bernama PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas).

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa Perminas diperuntukan untuk tambang tanah jarang.

“Perminas itu kan dibentuk beberapa waktu yang lalu, sebetulnya seperti perusahaan-perusahaan lainnya di bidang pertambangan atau lebih tepatnya di mineral. Memang kalau perminas ini peruntukannya untuk (logam) tanah jarang atau rare earth,” ungkap Rosan, dikutip dari Liputan6, Selasa (3/2/26)

BACA JUGA :  Planet Mars Akan Hiasi Langit Malam Pada 16 Januari 2025

Danantara menegaskan, Perminas memiliki peran yang berbeda dengan holding BUMN pertambangan MIND ID. Jika MIND ID menaungi berbagai perusahaan tambang dengan komoditas beragam, Perminas akan lebih terfokus pada mineral tertentu yang dianggap strategis dan bernilai tinggi.

“Sama seperti MIND ID kan punya anak perusahaannya, di batu bara PTBA, di nikel (ada) Vale, Antam juga ada nikel, ada emas itu juga ada Freeport, sebetulnya sama seperti itu. Tapi kalau Perminas ini atau perusahaan mineral nasional ini untuk tanah jarang atau rare earth” jelasnya.

BACA JUGA :  Perkelahian di Finns Beach Berujung Saling Lapor

Lebih lanjut, Danantara menyebut pembentukan Perminas juga bertujuan meningkatkan daya tawar Indonesia dalam rantai pasok global, khususnya pada komoditas mineral yang banyak dibutuhkan industri teknologi dan energi baru terbarukan.

Rosan menyebut, Danantara akan mengembangkan potensi di sektor tanah jarang seiring dengan tingginya kebutuhan jenis mineral tersebut.

“Potensinya sangat-sangat besar tapi memang kan belum di optimalisasi. Masih jauh dari optimalisasi. Karena tanah jarang itu kalau dilihat kan sekarang memang menjadi suatu kebutuhan dunia yang sangat-sangat tinggi,” sebutnya.

BACA JUGA :  Seluruh Korban Longsor di Ubung Kaja Terevakuasi, 5 Orang Meninggal Dunia

Apalagi, kata Rosan, Indonesia memiliki cadangan mineral tanah jarang yang cukup tinggi. Dalam persiapan pengembangannya, Danantara juga akan menggandeng kementerian terkait.

“Jadi kita diminta persiapkan dan kita bekerjasama juga dengan kementerian lainnya,” tutupnya. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Kabupaten Klungkung dijadwalkan menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Salah satu langkah yang ditempuh yakni...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Klungkung kembali berhasil mengungkap tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya....
DENPASAR, BALINEWS.ID – Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada terdakwa M. Koko (28) yang...