Slot Header 970×90

Demer Bicara “Perahu” Golkar Bali: Tak Boleh Ada yang Mendayung ke Belakang

Oleh Fery Fadli · null

4 Oktober 2026 pukul 00.37 WITA · 3 menit baca

Demer Bicara “Perahu” Golkar Bali: Tak Boleh Ada yang Mendayung ke Belakang

DENPASAR, BALINEWS — Ketua DPD Partai Golkar Bali I Gede Sumarjaya Linggih atau Demer menegaskan pentingnya soliditas internal partai untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia mengibaratkan Golkar Bali sebagai sebuah perahu yang harus bergerak bersama menuju tujuan.

Pernyataan tersebut disampaikan Demer dalam rangkaian pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali serta pengurus kabupaten/kota se-Bali di Gong Perdamaian Dunia, Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

Dalam agenda tersebut, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir. Bahlil yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi hadir bersama Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani, serta anggota DPR RI Puteri Komarudin.

Demer mengatakan proses penyusunan kepengurusan dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah hal, termasuk kemampuan dan rekam jejak kader serta tingkat komitmen terhadap soliditas partai.

Ia mengatakan terdapat sejumlah kader potensial yang belum dapat ditempatkan bersama dalam struktur kepengurusan saat ini.

Menurut Demer, keputusan tersebut diambil agar organisasi dapat bergerak lebih efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan menuju Pemilu 2029.

“Kalau keberatan juga, lajunya kurang kencang. Oleh karena itu, ada yang mungkin kurang prestasinya di masa lalu, tentu saya suruh untuk belajar dulu untuk berprestasi atau mempelajari teman-teman yang akan berjalan ini,” kata Demer.

Ia juga mengaku mempertimbangkan faktor komitmen dan keraguan terhadap sejumlah calon pengurus.

“Perahu ini harus berjalan mencapai tujuannya di 2029. Perahu ini tidak boleh ada yang mendayung ke belakang,” ujarnya.

Demer bahkan mengingatkan agar tidak ada pihak yang justru mengganggu soliditas organisasi di tengah perjalanan.

“Dan perahu ini tidak, apalagi perahu ini ada yang mau mempocorkan di tengah jalan. Ini saya tidak mau. Karena itu, maka saya kali ini berusaha untuk Golkar Bali ini solid ke depannya,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Demer mengatakan Golkar Bali telah menyiapkan empat komponen utama, yakni sumber daya manusia, jaringan, manajemen, dan logistik.

Menurut dia, dari sisi sumber daya manusia dan jaringan, Golkar Bali mulai melakukan berbagai persiapan. Jaringan partai juga akan terus diperkuat untuk mendukung kerja-kerja politik di tingkat masyarakat.

Sementara dari sisi manajemen, Demer mengatakan Golkar Bali akan meningkatkan penggunaan sistem digital, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengawasan.

“Manajemen juga kami akan perbaiki berbasis digital. Termasuk perencanaannya, organising-nya, termasuk juga nanti action-nya, termasuk controlling-nya juga,” katanya.

Demer mengatakan perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan organisasi.

“Kami akan coba melalui sistem digital yang mau tidak mau kita akan mempergunakannya. Karena kita sudah terlanda oleh itu dan sangat memudahkan untuk kita melakukan kajian-kajian melalui sistem digitalisasi,” ujarnya.

Namun, Demer menyebut logistik masih menjadi salah satu faktor yang perlu diperkuat. Ia berharap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dapat memberikan dukungan terhadap kebutuhan logistik Golkar Bali.

“Yang keempat adalah yang tidak kalah penting, Ketum juga sering menyampaikan, itu adalah logistik. Logistik ini kadang-kadang menjadi faktor utama dalam kesuksesan,” katanya.

Demer menilai empat unsur tersebut saling berkaitan. Ia mengatakan Golkar Bali telah menyiapkan sumber daya manusia, jaringan, dan manajemen, sementara kebutuhan logistik masih perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Di sisi lain, Demer menekankan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang terbuka bagi siapa saja, termasuk generasi muda.

Ia mengajak generasi muda, termasuk kelompok Gen Z, untuk aktif berorganisasi dan belajar menjalankan kerja-kerja organisasi.

“Teman-teman yang generasi Gen Z, saya harapkan bekerja keras, berbakti di organisasi, belajarlah berorganisasi dengan baik,” katanya.

Demer juga menyinggung perjalanan politik Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menurutnya menunjukkan bahwa kader dari latar belakang sederhana dapat memperoleh kesempatan untuk menduduki posisi penting di partai maupun pemerintahan.

Ia menyebut Bahlil pernah bekerja sebagai sopir angkot sebelum kemudian menjadi Ketua Umum Partai Golkar dan menteri.

Menurut Demer, perjalanan tersebut menjadi contoh bahwa Golkar memberikan ruang bagi kader dari berbagai latar belakang.

“Artinya Partai Golkar tidak menutup kemungkinan. Apalagi yang sudah dari timur saja bisa, kenapa dari Bali juga tidak bisa,” ujarnya.

Demer kemudian mengajak seluruh kader Golkar Bali untuk terus bekerja, mengabdi, dan membangun organisasi secara bersama-sama.

Ia menekankan bahwa soliditas internal menjadi salah satu faktor penting bagi Golkar Bali dalam menjalankan agenda politik hingga Pemilu 2029.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.