NUSA PENIDA, BALINEWS.ID – Kesigapan personel Polsubsektor Lembongan bersama Unit Jalak Nusa berhasil mencegah kebakaran rumah meluas di kawasan padat penduduk Dusun Kelod II, Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (5/2/2026). Kebakaran yang menimpa rumah semi permanen milik Komang Adiartawan itu berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa kebakaran terjadi pada pagi hari dan sempat membuat panik warga sekitar. Api diketahui berasal dari area dapur rumah korban dan dengan cepat membesar hingga menyebabkan sebagian bangunan runtuh. Menyadari kondisi berbahaya tersebut, korban segera meminta pertolongan warga dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan masyarakat, personel Polsubsektor Lembongan yang dipimpin Ps. Kapolsubsektor Lembongan Bripka I Ketut Astrawan, S.H., bersama Unit Jalak Nusa langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas tanpa menunggu lama segera melakukan pemadaman api secara manual dengan peralatan seadanya, dibantu warga sekitar.
Upaya cepat tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.10 Wita, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya, sehingga tidak merembet ke bangunan lain yang jaraknya berdekatan. Langkah sigap aparat kepolisian bersama masyarakat dinilai sangat efektif dalam meminimalkan dampak kebakaran.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu kebocoran kompor saat aktivitas memasak yang ditinggalkan sementara oleh istri korban. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp75 juta.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., melalui Ps. Kapolsubsektor Lembongan, mengapresiasi peran serta masyarakat dalam membantu pemadaman api. Ia juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan kompor maupun peralatan dapur berbahan api.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi dapur aman sebelum meninggalkan rumah, guna mencegah terjadinya musibah kebakaran,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta respons cepat aparat dan warga dalam menghadapi keadaan darurat, sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat dihindari. (*)
