DPD HPI Bali Ungkap Penyalahgunaan Identitas oleh Oknum Pramuwisata Ilegal

IGBN, oknum yang diduga menyalahgunakan identitas DPD HPI Bali untuk kegiatan kepemanduan ilegal.
IGBN, oknum yang diduga menyalahgunakan identitas DPD HPI Bali untuk kegiatan kepemanduan ilegal.

DENPASAR, BALINEWS.ID – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD HPI) Bali menyampaikan klarifikasi terkait dugaan penyalahgunaan identitas organisasi oleh pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan diri sebagai anggota resmi HPI.

Melalui pernyataan resmi di laman media sosial resminya, DPD HPI Bali menyebutkan adanya oknum yang menggunakan Kartu Tanda Pengenal Pariwisata (KTPP) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) DPD HPI Bali untuk melakukan kegiatan kepemanduan wisata serta transaksi usaha di sektor pariwisata.

“Kami ingin menegaskan bahwa saudara IGBN tidak memiliki KTPP (Lisensi Pramuwisata) dan KTA DPD HPI Bali. Seluruh identitas diri terkait Lisensi dan KTA oknum tersebut adalah identitas yang tidak resmi dan berpotensi dianggap sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab,” tulis pernyataan resmi DPD HPI Bali.

BACA JUGA :  Sudah Beraksi 4 Kali, Pria asal Klungkung Kembali Mencuri di Kos Denpasar

Pihaknya mengaku akan menempuh langkah hukum bila ditemukan unsur pelanggaran hukum dan pencemaran nama baik organisasi. Mereka juga membuka kemungkinan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan menyatakan kesiapan bekerja sama dalam proses penyelidikan.

“Kami menunggu permintaan maaf serta klarifikasi dari yang bersangkutan kepada pihak-pihak yang dirugikan dan kepada DPD HPI Bali,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebagai langkah antisipatif, DPD HPI Bali juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder pariwisata guna mencegah kejadian serupa serta melindungi para pelaku usaha pariwisata dari kerugian.

BACA JUGA :  Perdana, HPI Bali Gelar Guiding Contest untuk Cetak Pramuwisata Profesional

Mereka juga mengimbau kepada para mitra kerja, khususnya travel agent, restoran, dan penyedia transportasi, untuk berhati-hati dan melakukan verifikasi terhadap setiap pihak yang mengaku sebagai anggota HPI.

“Travel agent agar selalu menggunakan pramuwisata yang benar-benar merupakan anggota legal DPD HPI Bali dan mematuhi peraturan yang berlaku. Manajemen restoran dan transportasi juga kami minta tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku-aku sebagai anggota tanpa verifikasi jelas,” tegas DPD HPI Bali.

Sejumlah masyarakat pun turut menyuarakan kekecewaan atas dugaan tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Parah guide ini pak. Dinner di Jimbaran di tempat saya belum bayar lagi 11 juta. Demi tanggung jawab saya selaku marketing, saya rela nalangin. Walaupun berat rasanya,” tulis akun Komang Arnawa.

BACA JUGA :  Pemerintah Tabanan Tegas Tangani Parkir Liar di Bypass Ir. Soekarno

“Ruet sekali bapak niki. Booking shuttle Kintamani, booking makan di resto. Sink ade apeeee,” ujar akun Yudi Denova.

Masyarakat maupun pelaku pariwisata yang menemukan aktivitas mencurigakan dapat segera melapor ke DPD HPI Bali melalui nomor 081238502212 atau 0361-466300, serta melalui DM di media sosial resmi HPI Bali.

“Kami berkomitmen menjaga integritas organisasi serta melindungi anggota dan kepercayaan publik terhadap HPI Bali,” tutup pernyataan HPI Bali. (*)

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

BADUNG, BALINEWS.ID – Seorang residivis kasus pencurian perhiasan kembali berurusan dengan hukum setelah diduga menggasak emas senilai Rp...
TABANAN, BALINEWS.ID – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan guna...
BADUNG, BALINEWS.ID -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem...
INTERMESO, BALINEWS.ID - Hari Valentine kerap identik dengan cokelat, bunga mawar, dan makan malam romantis. Meski klasik dan...