BALINEWS – Perpaduan musik, debur ombak, dan suasana alam pesisir menjadi bagian dari perjalanan musikal Float. Grup musik independen Indonesia ini merilis album Live at Float2Nature 2026, yang merekam pengalaman konser di kawasan Pantai Madasari–Batukaras, Pangandaran, Jawa Barat.
Dirilis pada 28 Oktober 2026, album ini menghadirkan kembali atmosfer Float2Nature 2026, sebuah konser berbasis alam yang mempertemukan Float dengan ratusan pendengarnya, yang dikenal sebagai Floatmates.
Bukan sekadar rekaman pertunjukan, album ini menjadi dokumentasi perjalanan musik Float sekaligus perayaan kedekatan antara musik, alam, dan komunitas pendengarnya.
Salah satu bagian istimewa dalam album tersebut adalah medley berdurasi 5 menit 26 detik yang menggabungkan empat lagu, yakni Reborn, I.H.I, Waltz Musim Pelangi, dan 3 Hari Untuk Selamanya.
Keempat lagu itu merepresentasikan perjalanan musikal Float selama hampir dua dekade, menghadirkan kembali karya-karya yang menemani perjalanan para pendengarnya dari masa ke masa.
Vokalis sekaligus penulis lagu utama Float, Hotma “Meng” Roni Simamora, menyebut album ini sebagai dokumen hidup yang menangkap energi pertunjukan secara utuh.

Gambar: [Istimewa]
Menurutnya, pengalaman konser di alam menghadirkan elemen yang tidak bisa sepenuhnya direplikasi di studio, mulai dari suara tawa penonton, debur ombak, hingga gemerisik daun yang berpadu dengan petikan gitar dan nyanyian bersama Floatmates.
Float2Nature sendiri digagas sejak 2012 dengan filosofi When music travels back to mother nature. Konser ini telah menjelajahi berbagai bentang alam Indonesia, mulai dari Dataran Tinggi Dieng, Tanakita Sukabumi, Teluk Kiluan Lampung, hingga kawasan Situgunung.
Edisi 2026 di Pangandaran juga menjadi bagian dari perayaan perilisan EP Constant Changes, dengan formasi Float yang terdiri dari Meng, David Qlintang, Binsar Tobing, dan Timur Segara.
Album Live at Float2Nature 2026 kini tersedia di Spotify, Apple Music, YouTube Music, serta berbagai platform digital lainnya. Sementara itu, video penampilan langsung lagu Ke Sana dari panggung Batukaras dapat disaksikan melalui YouTube.
Melalui album ini, Float menghadirkan kembali pengalaman konser yang tidak hanya berbicara tentang musik, tetapi juga tentang kebersamaan dan hubungan manusia dengan alam.

