Slot Header 970×90

Gegana dan Unit K9 Sterilisasi BICC Nusa Dua, Polisi Pastikan Nihil Temuan Bom

Oleh Fery Fadli · null

18 Oktober 2026 pukul 19.11 WITA · 2 menit baca

Gegana dan Unit K9 Sterilisasi BICC Nusa Dua, Polisi Pastikan Nihil Temuan Bom

NUSA DUA, BALINEWS – Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Bali bersama Unit K9 mensterilisasi Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Minggu (18/10/2026). Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama satu jam, mulai pukul 06.30 hingga 07.30 WITA, petugas tidak menemukan benda mencurigakan yang diduga sebagai bom, bahan peledak, maupun alat sabotase lainnya.

Sterilisasi tersebut dilaksanakan oleh Tim Sterilisasi Satgas Tindak Operasi Gapura Agung V-2026 sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi potensi ancaman keamanan sebelum lokasi digunakan untuk kegiatan.

Kegiatan dipimpin AKP Dyan Wastika Putra, S.Tr.K., S.I.K., dengan mengerahkan satu unit penjinak bom (Jibom) dan satu unit K9. Pemeriksaan dilakukan secara sistematis terhadap sejumlah ruangan dan area strategis di lantai I dan lantai II gedung BICC.

Di lantai I, petugas memeriksa Mangupura Hall, lobi Mangupura Hall, Ruang Dahlia, toilet, ruang teater, tempat registrasi, Orchid Room, Frangipani Room, Bali Room, Hibiscus Room, Nusa Dua Room, Bougenvil Room, serta area hydrant.

Sementara di lantai II, pemeriksaan mencakup Jakarta Room, Exhibition Gallery, Interpreter Room, ruang kontrol, toilet, Denpasar Room, Logistik Room, Surabaya Room, Bandung Room, Medan Room, Manado Room, Singaraja Room, The Lounge, Karangasem Room, Bucket Room, hingga Nusantara Hall.

Untuk mendukung ketelitian pemeriksaan, personel menggunakan seekor anjing pelacak serta sejumlah peralatan khusus, yakni cermin pemeriksaan (mirror), metal detector, explosive detector VT300i, dan gas detector X-am 8000.

Penggunaan anjing pelacak dan peralatan tersebut mendukung upaya deteksi dini terhadap benda atau material mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lokasi kegiatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menyatakan nihil temuan. Tidak ditemukan benda yang dicurigai sebagai bom, bahan peledak, ataupun perangkat sabotase lainnya selama proses sterilisasi berlangsung.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., mengatakan sterilisasi merupakan langkah preventif untuk memastikan lokasi kegiatan berada dalam kondisi aman sebelum digunakan.

“Polda Bali berkomitmen untuk memastikan setiap kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Sterilisasi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam mendeteksi serta mengantisipasi potensi ancaman sejak dini. Hasil pemeriksaan di BICC Nusa Dua menunjukkan nihil temuan benda mencurigakan,” tegas Ariasandy.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian pengamanan dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur dengan mengutamakan ketelitian serta kewaspadaan personel.

“Keamanan bukan hanya tentang tindakan saat terjadi ancaman, tetapi juga tentang kesiapan mencegah ancaman sebelum muncul. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan benda atau aktivitas yang mencurigakan,” ujarnya.

Sterilisasi BICC Nusa Dua menjadi bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Gapura Agung V-2026. Melalui langkah preventif tersebut, Polda Bali berupaya mendeteksi potensi ancaman sedini mungkin sekaligus mendukung kelancaran kegiatan di lokasi.

Pemeriksaan ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan deteksi dini sebagai bagian dari pengamanan, sehingga setiap kegiatan dapat berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan seluruh pihak yang terlibat.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.