JAKARTA, BALINEWS – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka membacakan pantun di hadapan 669 wisudawan dalam acara wisuda Institut Pariwisata Trisakti di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).
Pantun tersebut disampaikan Gibran saat berpidato di podium. Ia mengawali pantunnya dengan kalimat, “Burung Nuri Terbang di Awan,” yang langsung disambut seruan “Cakep” oleh hadirin.
Gibran kemudian melanjutkan, “Berputar Menari, Mengitari Canti,” yang kembali mendapat respons serupa dari para peserta wisuda.
“Selamat bagi para wisudawan, lulusan Trisakti siap Mengabdi,” ujar Gibran menutup pantunnya.
Selain menyampaikan pantun, Gibran juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan sektor pariwisata Indonesia. Menurut dia, teknologi perlu dimanfaatkan untuk menciptakan nilai tambah sekaligus memperkenalkan potensi wisata Tanah Air ke tingkat global.
“Perlu kita pikirkan saat ini bagaimana teknologi dapat menciptakan nilai tambah bagi pariwisata kita,” kata Gibran dalam pidatonya.
Ia melanjutkan, pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membuat keindahan Indonesia semakin dikenal masyarakat dunia.
“Bagaimana teknologi dapat membuat keindahan Indonesia ditemukan dunia. Kita ingin ciptakan high quality tourism,” ujarnya.
Gibran mencontohkan pengembangan pariwisata di kawasan Bromo melalui kerja sama hotel Plataran dengan petani setempat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat adat.
Menurutnya, kehadiran perusahaan dalam industri pariwisata semestinya memberikan dukungan kepada masyarakat sekitar, bukan mengambil alih atau mengurangi peran mereka.
“Kehadiran korporasi bukan menggantikan, bukan menggerus, namun mendukung,” tegas Gibran.
Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata berkualitas perlu berjalan seiring dengan keterlibatan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi dari aktivitas wisata dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi dengan masyarakat, potensi pariwisata Indonesia diharapkan semakin berkembang, sekaligus memperkuat daya tarik kekayaan alam dan budaya Nusantara di mata dunia.

