JAKARTA, BALINEWS — Greater Bay Airlines resmi membuka rute penerbangan langsung Hong Kong–Surabaya mulai 25 September 2026. Pembukaan rute ini didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan penerbangan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses wisatawan asal Hong Kong ke Indonesia.
“Kehadiran penerbangan langsung ini menjadi langkah proaktif dalam mengakomodasi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dari Hong Kong ke Indonesia,” kata Made dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).
Penerbangan perdana dengan nomor HB211 menggunakan pesawat berkapasitas 189 kursi. Pesawat berangkat dari Hong Kong International Airport (HKIA) pada pukul 18.15 waktu Hong Kong dan tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pukul 22.00 WIB pada Jumat (25/9/2026).
Inaugurasi penerbangan berlangsung di Terminal 2 HKIA pada pukul 16.45 waktu setempat dan dihadiri perwakilan KJRI Hong Kong. Acara tersebut diisi dengan sambutan, foto bersama, pemotongan pita, dan pembagian suvenir.
Adapun penerbangan Surabaya–Hong Kong dengan nomor HB212 berangkat dari Surabaya pukul 22.45 WIB dan tiba di Hong Kong pukul 04.30 waktu setempat pada hari berikutnya.
Layanan penerbangan tersebut tersedia tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu, Jumat, dan Minggu.
Pembukaan rute baru ini dilakukan di tengah peningkatan kunjungan wisatawan asal Hong Kong ke Indonesia. Data Kemenpar mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara asal Hong Kong pada Januari–Juli 2026 mencapai 87.631 kunjungan.
Angka tersebut meningkat 25,97 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 69.567 kunjungan.
Surabaya juga memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk wisatawan Hong Kong ke Indonesia. Pada 2025, Bandara Internasional Juanda menempati posisi ketiga sebagai pintu masuk dengan jumlah kunjungan wisatawan asal Hong Kong terbanyak, yakni 4.183 kunjungan.
Menurut Made, tambahan konektivitas udara tersebut diharapkan memperluas pergerakan wisatawan sekaligus meningkatkan daya saing destinasi Indonesia di pasar internasional.
Surabaya juga dinilai memiliki potensi sebagai pintu gerbang menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Timur. Selain wisata perkotaan, kawasan ini menawarkan kuliner, warisan budaya, atraksi perkotaan, hingga wisata berbasis alam.
“Kehadiran rute langsung Greater Bay Airlines ini menjadi peluang strategis untuk memaksimalkan momentum positif tersebut sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke depan,” ujar Made.
Kemenpar berharap peningkatan konektivitas Hong Kong–Surabaya turut memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya bagi pelaku usaha di Surabaya dan berbagai daerah tujuan wisata di Jawa Timur.

