Slot Header 970×90

Bali

Kakek Asal Inggris Luka Parah Diduga Ditikam Istri di Sanur

Oleh Putri · null

23 Agustus 2025 pukul 14.53 WITA · Denpasar · 1 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID – Insiden penganiayaan menggemparkan warga Jalan Batur Sari, Gang Cinta, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, pada Jumat (22/8) malam. Seorang p…
DENPASAR, BALINEWS.ID – Insiden penganiayaan menggemparkan warga Jalan Batur Sari, Gang Cinta, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, pada Jumat (22/8) malam. Seorang p… — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID – Insiden penganiayaan menggemparkan warga Jalan Batur Sari, Gang Cinta, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, pada Jumat (22/8) malam. Seorang pria lanjut usia asal Inggris berinisial JAW (71) ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Korban diduga kuat menjadi korban penganiayaan oleh istrinya sendiri. Hal itu dibenarkan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.

“Antara korban dan pelaku adalah pasangan suami istri,” jelasnya, Sabtu (23/8).

Menurut Sukadi, pasangan lansia tersebut memang sering terlibat pertengkaran. Diduga karena konflik rumah tangga yang memanas, sang istri nekat menusuk JAW sekitar pukul 20.40 WITA. Akibatnya, korban mengalami luka tusuk pada leher, pinggang, dan paha.

Tim BPBD Kota Denpasar yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan pertama, sebelum akhirnya mengevakuasi korban ke RS Bali Mandara. Saat ini, JAW masih menjalani perawatan intensif.

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, membenarkan kasus tersebut tengah ditangani pihaknya. “Mohon waktu, masih proses penyelidikan,” ujarnya. Ia menambahkan, kondisi korban dalam keadaan sadar, namun masih dalam observasi dokter bedah serta menunggu tindakan lanjutan di ruang operasi.

Hingga kini, polisi belum merinci lebih jauh terkait motif maupun status hukum sang istri yang diduga sebagai pelaku. (*)

Putri

Putri

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.