Slot Header 970×90

Karhutla Ancam Koridor JTTS, Hutama Karya Siagakan Armada Pemadam di Tiga Ruas Tol

Oleh Fery Fadli · null

15 Oktober 2026 pukul 01.05 WITA · 2 menit baca

Karhutla Ancam Koridor JTTS, Hutama Karya Siagakan Armada Pemadam di Tiga Ruas Tol

SUMATRA SELATAN, BALINEWS — PT Hutama Karya (Persero) memperkuat kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya pada ruas Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Inprabu), dan Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka). Langkah ini dilakukan untuk mendukung penanganan kebakaran sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di tengah potensi gangguan jarak pandang akibat asap.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan perusahaan menyiapkan sarana pemadaman dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung penanganan kebakaran di sekitar jalan tol sesuai kewenangannya.

“Kami menyiapkan sarana pendukung pemadaman serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung penanganan di sekitar jalan tol, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujar Hamdani.

Di ruas Tol Palindra, Hutama Karya menyiagakan satu kendaraan tangki air berkapasitas 5.000 liter dan kendaraan derek yang dilengkapi tangki air berkapasitas 3.000 liter serta peralatan pemadam. Alat pemukul api juga tersedia di setiap kendaraan operasional untuk mendukung penanganan awal.

Sementara itu, di Tol Inprabu, perusahaan menyiapkan truk tangki air berkapasitas 5.000 liter dan tangki air tambahan berkapasitas 1.500 liter untuk mendukung pemadaman di area ruang milik jalan tol.

Adapun di ruas Tol Terpeka, Hutama Karya menyiagakan lima unit truk tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter, berikut tangki air tambahan dan peralatan pemadaman. Perusahaan juga meremajakan dua unit pompa alkon pada kendaraan tangki air di Kayu Agung dan Lambu Kibang serta memperbarui empat selang untuk menunjang operasional pemadaman. Alat pemukul api turut disiapkan pada kendaraan patroli.

Dalam penanganan karhutla, Hutama Karya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, pemadam kebakaran, kepolisian, dan pemerintah daerah. Khusus di koridor Terpeka, koordinasi dilakukan dengan petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, dan Ogan Komering Ilir (OKI), serta Manggala Agni OKI.

Selain memperkuat kesiapan armada, perusahaan menyampaikan imbauan keselamatan melalui media sosial, Variable Message Sign (VMS), spanduk, dan pengeras suara publik (public address). Pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan yang terdampak asap.

Hutama Karya mengimbau pengendara mengurangi kecepatan secara bertahap ketika jarak pandang terbatas, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, menyalakan lampu utama, serta menghindari pengereman mendadak dan manuver menyalip. Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas dan tidak berhenti di lajur lalu lintas.

Jika menemukan titik api atau asap yang mengganggu perjalanan, pengguna jalan diminta segera melaporkannya kepada petugas jalan tol. Apabila jarak pandang tidak memadai, pengendara diimbau tidak memaksakan perjalanan dan memanfaatkan tempat istirahat terdekat untuk berhenti dengan aman.

Hamdani menegaskan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas di tengah kondisi karhutla yang berpotensi mengganggu perjalanan di sejumlah koridor JTTS.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.