Slot Header 970×90

Kecelakaan Lalu Lintas di Bali Naik 26%, Polda Kerahkan 1.055 Personel Operasi Patuh Agung 2026

Oleh Fery Fadli · null

27 Oktober 2026 pukul 17.30 WITA · 2 menit baca

Kecelakaan Lalu Lintas di Bali Naik 26%, Polda Kerahkan 1.055 Personel Operasi Patuh Agung 2026

DENPASAR, BALINEWS – Polda Bali mengerahkan 1.055 personel gabungan dalam Operasi Patuh Agung 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas menyusul kenaikan angka kecelakaan dan fatalitas korban di Bali.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali periode Januari–September 2026, penindakan pelanggaran melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Pada periode tersebut, angka kecelakaan lalu lintas juga naik 26 persen, sedangkan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan meningkat 2,7 persen.

Operasi Patuh Agung 2026 diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Bali Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H., selaku Kepala Pengendali Operasi (Karendalops). Apel tersebut bertujuan menyatukan pola pikir dan tindakan personel dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Bali.

Dalam amanat Kapolda Bali yang dibacakan pada apel tersebut, ditekankan bahwa disiplin berlalu lintas menjadi perhatian penting mengingat Bali merupakan destinasi pariwisata internasional dengan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tinggi.

Sebanyak 1.055 personel dilibatkan dalam operasi ini, terdiri atas 262 personel Polda Bali dan 793 personel dari jajaran Polres dan Polresta. Pelaksanaan operasi juga mendapat dukungan dari instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja.

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”, operasi ini tidak hanya mengedepankan penindakan hukum, tetapi juga upaya edukasi serta pencegahan secara preemtif dan preventif dengan pendekatan humanis.

Personel yang bertugas diarahkan untuk melaksanakan penegakan hukum secara profesional, berintegritas, transparan, dan akuntabel, termasuk melalui optimalisasi sistem ETLE. Petugas juga diminta memetakan lokasi rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan guna mendukung langkah pencegahan yang lebih efektif.

Selain itu, Polda Bali menekankan pentingnya koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Personel juga diingatkan untuk menjaga kedisiplinan serta memberikan teladan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Melalui Operasi Patuh Agung 2026, Polda Bali menargetkan peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan dan meminimalkan korban meninggal dunia. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan di Bali.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.