Slot Header 970×90

Hukum

Komplotan Maling Motor Dibekuk di Denpasar, Beraksi di 16 TKP

Oleh Kadek Surya Wirawan · Reporter Denpasar

23 April 2026 pukul 13.26 WITA · 2 menit baca

DENPASAR, BALINEWS.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar membongkar aksi komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan masy…
DENPASAR, BALINEWS.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar membongkar aksi komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan masy… — BaliNews.id

DENPASAR, BALINEWS.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar membongkar aksi komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan masyarakat Bali.

Enam pelaku berhasil diringkus setelah diketahui terlibat dalam serangkaian aksi pencurian di sejumlah lokasi berbeda. Mereka masing-masing berinisial EBP (22), PLR (20), DSD (22), RN (19), DRWBB (18), dan UN (22).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Leonardo David Simatupang, didampingi Kasatreskrim Kompol Agus Riwayanto Diputra, Kamis (23/4). Penangkapan ini merupakan salah satu dari 11 kasus curanmor yang diungkap jajarannya sepanjang bulan April 2026.

"Selama bulan april, jajaran Polresta Denpasar menindak 11 kasus curanmor, serta kasus lainnya seperti Curat, Curas, dan Cusa," jelasnya saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Kamis (23/4).

Sementara itu, Kasatreskrim Kompol Agus Riwayanto Diputra menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari empat laporan korban. Salah satunya dialami korban berinisial NPM (38) yang kehilangan sepeda motor Honda Vario di kawasan Lapangan Renon, Jalan Kusuma Atmaja, Denpasar, pada 6 April 2026.

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi keberadaan pelaku di kawasan Jalan Sekar Tunjung XI. Tim opsnal Jatanras kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga pelaku, yakni EBP, DRWBB, dan RN pada 7 April 2026. Selanjutnya, dua pelaku lainnya, DSD dan PLR, ditangkap di kawasan Jalan Kamboja, Denpasar Timur.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui telah melakukan pencurian di beberapa wilayah Denpasar dan sekitarnya, termasuk Jimbaran, Nusa Dua, Sesetan, Dalung, hingga Kerobokan.

Modus yang digunakan para pelaku yakni menyasar sepeda motor yang diparkir tanpa pengamanan maksimal seperti tidak dikunci stang. Kendaraan yang menjadi target kemudian didorong dan dibawa kabur.

“Para pelaku melakukan pencurian dengan alasan kebutuhan ekonomi untuk biaya hidup dan sebagian digunakan sendiri,” ujar Kompol Agus.

Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 12 unit sepeda motor sebagai barang bukti. Namun, dari jumlah tersebut, baru empat unit yang telah memiliki laporan resmi dari pemiliknya, sementara delapan unit lainnya masih belum diketahui pemiliknya.

Polisi pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk segera melapor dan datang ke Polresta Denpasar dengan membawa dokumen kepemilikan sah seperti BPKB dan STNK.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat juga diminta untuk lebih waspada dengan selalu menggunakan kunci ganda serta memarkir kendaraan di tempat yang aman guna menghindari aksi pencurian. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL

Kadek Surya Wirawan

Reporter yang berbasis di Denpasar, fokus pada isu perkotaan.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.