PARIS, BALINEWS - Direktur Menara Eiffel mengundurkan diri setelah kontroversi terkait kebijakan kunjungan kelompok Hindu yang memicu protes publik. Keputusan ini mengundang perhatian global terhadap isu kesetaraan gender dan kebijakan diskriminatif.
Kontroversi bermula ketika direktur tersebut memutuskan untuk menghapus staf wanita selama kunjungan kelompok Hindu.
Keputusan ini dianggap diskriminatif dan memicu reaksi keras di media sosial.
Para ahli menilai kebijakan diskriminatif seperti ini dapat berdampak negatif pada sektor pariwisata.
Menurut mereka, kesetaraan gender di tempat kerja harus dijaga agar tidak merugikan citra destinasi wisata.(*)

