Slot Header 970×90

Lapas Cilegon Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Narkotika Lewat Layanan Kunjungan

Oleh Fery Fadli · null

30 September 2026 pukul 00.23 WITA · 2 menit baca

Lapas Cilegon Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Narkotika Lewat Layanan Kunjungan

CILEGON, BALINEWS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon menggagalkan dua upaya penyelundupan barang yang diduga narkotika melalui layanan kunjungan warga binaan pada Selasa (29/9/2026).

Dua temuan tersebut terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap pengunjung pada sesi kunjungan pertama yang dimulai pukul 10.00 WIB.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dua paket yang diduga narkotika dari dua pengunjung berbeda.

Temuan pertama berupa satu paket yang diduga narkotika golongan I jenis sabu dengan berat sekitar lima gram. Paket tersebut ditemukan dari seorang pengunjung perempuan berinisial EFH yang datang untuk mengunjungi warga binaan berinisial RA, yang disebut merupakan suaminya.

Berdasarkan pemeriksaan petugas, paket yang diduga sabu tersebut disembunyikan pada bagian intim tubuh EFH untuk menghindari deteksi selama proses pemeriksaan.

Temuan kedua berupa satu paket yang diduga tembakau sintetis dengan berat sekitar 10 gram. Paket tersebut ditemukan dari pengunjung laki-laki berinisial ET yang datang untuk mengunjungi warga binaan berinisial TS, yang disebut merupakan keponakannya.

Dalam kasus kedua, paket yang diduga tembakau sintetis tersebut disembunyikan di dalam rongga anus untuk mengelabui petugas dan menghindari pemeriksaan.

Kedua temuan berhasil terdeteksi melalui pemeriksaan dan pengawasan berlapis yang diterapkan Lapas Cilegon dalam layanan kunjungan. Sistem tersebut diterapkan untuk mencegah masuknya narkotika dan barang terlarang ke lingkungan lapas.

Petugas kemudian mengamankan barang temuan dan melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku. Lapas Cilegon selanjutnya berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Cilegon untuk pemeriksaan dan tindak lanjut hukum.

Kepala Lapas Cilegon Wahyu Trah Utomo mengapresiasi petugas yang menggagalkan dua upaya penyelundupan tersebut.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi masuknya narkotika maupun barang terlarang ke Lapas. Pengawasan dan pemeriksaan akan terus kami perkuat, termasuk terhadap badan dan barang bawaan pengunjung, dengan tetap mengedepankan prosedur yang berlaku,” tegas Wahyu.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Lapas Cilegon untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam pelaksanaan layanan kunjungan.

Pengawasan, kata Wahyu, akan dilakukan pada setiap tahapan layanan, mulai dari pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung, pengawasan selama berada di ruang kunjungan, hingga pemeriksaan badan dan barang warga binaan sebelum kembali ke blok hunian.

Lapas Cilegon juga mengoptimalkan penggunaan kamera pengawas atau CCTV untuk mendukung pemantauan keamanan.

Selain itu, koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait akan diperkuat sebagai langkah pencegahan masuk dan beredarnya narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Cilegon menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan dalam lingkungan lapas yang aman dan kondusif.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.