Longsor Terjang Rmah Warga di Banjar Buah Nusa Penida, Kerugian Ditaksir Rp225 Juta

NUSA BALI, BALINEWS.ID – Peristiwa tanah longsor terjadi di Banjar Buah, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 22.30 WITA. Kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Longsor diduga dipicu curah hujan tinggi yang mengakibatkan amblasnya tembok penyengker dan pelinggih (sanggah rong tiga) milik I Ketut Terima (52), yang berada di posisi lebih tinggi tepat di atas rumah I Kadek Dwi Putra Yasa (28).

Berdasarkan keterangan korban, sebelum longsor besar terjadi, ia melihat rontokan tanah dan puing berjatuhan dari arah tebing di atas rumahnya. Ia sempat berupaya menyelamatkan sepeda motor Honda Vario 125 miliknya yang terparkir di bawah area pura. Namun, longsor susulan terjadi dengan cepat dan material berupa bongkahan batu kapur, puing beton, serta struktur kayu pelinggih langsung meluncur ke bawah.

BACA JUGA :  Lawfest XIII Fakultas Hukum Unmas Denpasar Usung Semangat Kebersamaan

Material longsoran menimbun sepeda motor hingga hancur serta merusak sebagian bangunan rumah korban, terutama pada bagian dapur dan kamar mandi (WC). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena korban berhasil menghindar saat longsor susulan terjadi.

Total kerugian material akibat musibah ini diperkirakan mencapai sekitar Rp225 juta. Kerugian yang dialami I Ketut Terima akibat kerusakan sanggah, penglurah, dan tembok penyengker ditaksir sekitar Rp125 juta. Sementara kerugian I Kadek Dwi Putra Yasa akibat kerusakan rumah dan sepeda motor diperkirakan mencapai Rp100 juta.

BACA JUGA :  Pria Ditemukan Tewas Terbakar di Kamar Mandi, Diduga Korban Pembunuhan

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purna Wibawa, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Petugas dari Polsek Nusa Penida segera turun ke TKP untuk melakukan pengamanan, mencatat keterangan saksi-saksi, serta membuat laporan resmi. Dugaan sementara, longsor terjadi akibat faktor alam berupa curah hujan yang cukup tinggi,” ujarnya.

Saat ini, sisa material longsoran masih dalam proses pembersihan secara gotong royong oleh warga setempat, dengan bantuan personel Unit Samapta Polsek Nusa Penida dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

BACA JUGA :  Proyek Balai Pesandekan Pidpid dari Dana BKK Pemprov Roboh Lagi, Ini Kata Dinas PU

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan atau dekat tebing agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan, guna mengantisipasi potensi longsor susulan. (*)

Tag

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kabupaten Klungkung dalam tiga hari...
BADUNG, BALINEWS.ID – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar mendeportasi seorang warga negara Amerika Serikat (AS) berinisial TS pada...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Gubernur Bali, Wayan Koster, menggandeng Polda Bali untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan keamanan di Pulau...
DENPASAR, BALINEWS.ID – Ekosistem mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali Selatan, dilaporkan mengalami kondisi darurat...