BADUNG, BALINEWS.ID – Suasana Pantai Kuta mendadak geger setelah ditemukannya sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang diduga korban laka laut, Selasa (2/12/2025) siang. Jenazah pertama kali terlihat mengapung di tengah gelombang oleh dua petugas balawista yang sedang bertugas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.15 WITA di perairan Pantai Kuta, tepat di depan Hotel Wyndham Garden. Dua saksi, yakni I Made Mardika (30) dan I Made Mardiasa (38), awalnya mengira benda yang mengapung tersebut adalah kayu. Namun seorang turis asing yang sedang berselancar tiba-tiba melambaikan tangan meminta bantuan, sehingga keduanya segera melakukan pengecekan.
Setelah mendekat menggunakan papan rescue, kedua balawista terkejut mendapati sesosok mayat perempuan. Korban kemudian dievakuasi ke tepi pantai dan segera dibawa menggunakan ambulans Balawista Badung ke RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, membenarkan penemuan mayat tersebut. “Saat ini jenazah masih dalam proses identifikasi. Tim Identifikasi Polresta Denpasar sudah melakukan pengambilan sidik jari untuk memastikan identitas korban,” ujarnya.
Dijelaskan pula bahwa polisi telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari olah tempat kejadian, meminta keterangan saksi, hingga koordinasi dengan pihak rumah sakit. Sejumlah upaya lanjutan juga sedang ditempuh, termasuk pemeriksaan medis, pendalaman ciri-ciri korban, serta penyisiran area sekitar TKP untuk mendapatkan petunjuk tambahan.
Adapun ciri-ciri korban saat ditemukan adalah perempuan mengenakan gaun hitam tanpa lengan setinggi paha, celana pendek hitam, memakai anting oval berwarna putih, dan kalung dengan liontin berbentuk hati. Hingga kini belum ada pihak yang mengaku kehilangan anggota keluarga dengan ciri tersebut.
Kompol Sukadi mengimbau masyarakat, termasuk kelompok nelayan, untuk segera melapor bila mengenali ciri-ciri korban. “Kami berharap informasi dari masyarakat dapat membantu mempercepat proses identifikasi,” katanya.
Untuk sementara, jenazah perempuan tanpa identitas itu masih dititipkan di kamar jenazah RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Polisi masih terus melanjutkan penyelidikan guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban. (*)

