Slot Header 970×90

Bali

Naik 33 Persen, 34 Ribu Orang Masuk Bali dari Lembar ke Pelabuhan Padangbai

Oleh Putri

9 April 2025 pukul 09.15 WITA · Karangasem · 1 menit baca

KARANGASEM, BALINEWS.ID – Arus balik tahun 2025 dari Lembar menuju Bali dari Pelabuhan Lembar, Lombok ke Pelabuhan Padangbai tergolong lebih banyak dibandingka…
KARANGASEM, BALINEWS.ID – Arus balik tahun 2025 dari Lembar menuju Bali dari Pelabuhan Lembar, Lombok ke Pelabuhan Padangbai tergolong lebih banyak dibandingka… — BaliNews.id

KARANGASEM, BALINEWS.ID – Arus balik tahun 2025 dari Lembar menuju Bali dari Pelabuhan Lembar, Lombok ke Pelabuhan Padangbai tergolong lebih banyak dibandingkan tahun 2024 lalu. Berdasarkan data ASDP Indonesia Ferry Padangbai, jumlah orang yang masuk Bali mencapai 34.176 orang.

Jika dibandingkan tahun pada periode arus balik tahun 2024 lalu, jumlahnya hanya 25.760. Dengan begitu, berdasarkan prosentase, maka tahun ini jumlah orang masuk Bali melalui Padangbai naik menjadi 33 persen.

Dari jumlah orang yang masuk Bali tersebut, ada yang berjalan kaki, ada pula yang membawa kendaraan. Untuk kendaraan roda dua masuk Padangbai sebanyak 9.394 unit. Sementara roda empat masuk Padangbai sebanyak 1.791 unit.

Manajer ASDP Padangbai, Andri Matte menyatakan saat ini kondisi penyeberangan di Padangbai terpantau aman dan lancar meskipun terdapat kenaikan jumlah pemilir cukup signifikan.

“Kami memiliki 19 kapal yang siap dari 21 kapal di mana dua dipinjam untuk dipakai guna melayani lintas Gilimanuk-Ketapang,” ujarnya.

Mengenai jumlah penumpang yang bertambah dibandingkan tahun lalu, Andri tidak tahu apakah tujuan Bali atau hanya melintasi Bali saja atau melanjutkan perjalanan sampai ke Pelabuhan Gilimanuk. Sebab, pantauannya, ada kendaraan yang berplat luar Bali masuk ke Padangbai. “Kami hanya menghitung yang tiba di Padangbai,” tutup dia. (bip)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.