Slot Header 970×90

Bali

Outlet ACK di Bualu Terbakar, Diduga Karena Gas Bocor

Oleh Kadek Surya Wirawan · Reporter Denpasar

20 Januari 2026 pukul 16.35 WITA · 1 menit baca

BADUNG, BALINEWS.ID – Sebuah outlet restoran cepat saji ACK yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, dilanda kebakaran hebat p…
BADUNG, BALINEWS.ID – Sebuah outlet restoran cepat saji ACK yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, dilanda kebakaran hebat p… — BaliNews.id

BADUNG, BALINEWS.ID – Sebuah outlet restoran cepat saji ACK yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, dilanda kebakaran hebat pada Selasa (20/1/2026) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.15 WITA itu sempat mengundang kepanikan warga dan viral di media sosial.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan bernama Meilani Ayu Andira (21) saat sedang menyiapkan nasi di area dapur. Saat itu, salah satu rekan kerjanya sempat memeriksa instalasi gas. Tak lama kemudian, api tiba-tiba menyembur dari mesin penggorengan (deep fryer) dan langsung merambat ke seluruh area outlet.

“Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lain outlet ACK Bualu,” ujar Iptu Adi. Mengetahui kondisi berbahaya tersebut, para karyawan segera menyelamatkan diri ke luar bangunan dan menghubungi pihak pemilik usaha.

Saksi lainnya, Komang Mely Kartari (27), mengaku mengetahui kejadian tersebut dari pemilik outlet melalui sambungan telepon. Saat tiba di lokasi, ia melihat kobaran api sudah membesar dan sejumlah mobil pemadam kebakaran tengah berupaya melakukan pemadaman. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas LPG yang tersambar api dari kompor.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung akhirnya berhasil menjinakkan api dengan mengerahkan tiga unit armada pemadam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bangunan outlet beserta seluruh isinya hangus terbakar. Sejumlah peralatan dapur dan operasional seperti kompor, freezer, rice cooker, mesin kasir, hingga brankas uang turut ludes.

Total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 500 juta. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. “Sebagian besar material di lokasi mudah terbakar sehingga api cepat membesar,” pungkas Iptu Adi. (*)

Kadek Surya Wirawan

Reporter yang berbasis di Denpasar, fokus pada isu perkotaan.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.