Slot Header 970×90

Pablo Benua Ungkap Sarwendah Siap Buka Data Nafkah: “Silakan Audit”

Oleh Rushell Ambarita · Redaksi

6 Oktober 2026 pukul 15.28 WITA · 1 menit baca

tiktok pablo benua
tiktok pablo benua

BALINEWS, JAKARTA — Selain persoalan pertemuan Ruben Onsu dengan anak, Pablo Benua juga menyinggung mengenai audit nafkah dalam polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah.

Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok Pablo Benua, ia mengatakan persoalan nafkah juga menjadi salah satu hal yang ingin dibuka secara transparan.

Gambar berita

Gambar: [tiktok pablo benua]

Pablo mengatakan sebelum menerima kuasa dari Sarwendah, dirinya memiliki dua hal yang menjadi perhatian. Salah satunya berkaitan dengan akses Ruben untuk bertemu anak, sedangkan yang lainnya adalah persoalan audit nafkah.

“Saya ingin Sarwendah buka selebar-lebarnya, tunjukkan agar semuanya bisa selesai dan tidak ada salah paham,” ujar Pablo.

Menurut Pablo, Sarwendah telah memiliki data terkait persoalan tersebut.

“Dia juga sudah mengaudit, dia juga sudah punya datanya. Silakan diberikan kepada saudara Ruben Onsu kalau memang Ruben Onsu mau, silakan audit,” kata Pablo.

Ia menilai keterbukaan data tersebut penting untuk menghindari kesalahpahaman antara kedua pihak.

Pablo juga menyinggung adanya persoalan utang bersama yang menurutnya masih dapat dibicarakan untuk mencari solusi penyelesaian.

Bahkan, Pablo menyatakan dirinya dan istrinya siap membantu dari sisi finansial apabila memang dibutuhkan.

“Kalaupun saya dan suami diperlukan untuk bantu dari sisi finansial pun, kami siap bantu,” ujarnya.

Meski demikian, Pablo menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berpihak kepada kepentingan pribadi salah satu pihak.

“Kami berpihak pada kepentingan anak untuk mendapatkan kasih sayang,” kata Pablo.

Ia berharap seluruh persoalan dapat dibicarakan secara terbuka dan tidak terus menjadi konflik di ruang publik.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.