Slot Header 970×90

NUSA PENIDA BLACKOUT

Pembangkit Listrik Rusak, Nusa Penida Terkena Pemadaman Bergilir

Bupati Klungkung dan PLN Duduk Bersama

Oleh Indra · null

14 Oktober 2026 pukul 14.38 WITA · 2 menit baca

Bupati Klungkung I Made Satria bersama Manager PLN UP3 Bali Timur I Made Arya dan jajaran berfoto bersama seusai koordinasi penanganan kelistrikan Nusa Penida, Senin (12/10) malam.
Bupati Klungkung I Made Satria bersama Manager PLN UP3 Bali Timur I Made Arya dan jajaran berfoto bersama seusai koordinasi penanganan kelistrikan Nusa Penida, Senin (12/10) malam. — Foto: PLN Bali Timur

KLUNGKUNG, BALINEWS — Masalah keandalan pasokan listrik di kawasan destinasi wisata Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, kembali memuncak dan menjadi perhatian serius. Pemadaman listrik secara bergilir melumpuhkan sebagian aktivitas warga dan mengganggu sektor pariwisata dalam beberapa waktu terakhir akibat kerusakan berat pada mesin pembangkit utama.

Menanggapi krisis kelistrikan yang kian meresahkan tersebut, Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama PT PLN (Persero) UP3 Bali Timur menggelar pertemuan darurat untuk merumuskan langkah penanganan cepat dan pemulihan pasokan energi di wilayah kepulauan tersebut.

Pemkab Klungkung Desak Keterbukaan Informasi dan Solusi Cepat

Bupati Klungkung, I Made Satria, menggelar koordinasi mendadak dengan Manager PLN UP3 Bali Timur, I Made Arya, beserta jajarannya di Rumah Jabatan Bupati Klungkung pada Senin (12/10) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati mendesak PT PLN agar segera mengambil tindakan konkret dan terukur guna menghentikan dampak buruk pemadaman bergilir yang dirasakan masyarakat maupun pelaku usaha pariwisata. Selain itu, Pemkab Klungkung meminta transparansi informasi jadwal pemadaman agar tidak menimbulkan keresahan publik.

“Permasalahan kelistrikan di Nusa Penida perlu segera ditangani agar aktivitas masyarakat dan perekonomian tidak terganggu berkepanjangan. Kami meminta PLN terus mengupayakan solusi terbaik, baik untuk pemulihan dalam waktu dekat maupun penyelesaian jangka panjang. Kami juga berharap informasi terkait pemadaman bergilir dan pemeliharaan mesin pembangkit dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, dengan memanfaatkan kanal media Pemerintah Kabupaten Klungkung agar informasi yang diterima masyarakat jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas I Made Satria.

Solusi Darurat: Pasok Mesin Pembangkit 2,2 MW

Menanggapi desakan Pemkab Klungkung, Manager PLN UP3 Bali Timur, I Made Arya, menjelaskan bahwa kerusakan pada unit mesin utama saat ini tengah dalam penanganan intensif. Sebagai langkah darurat untuk memangkas durasi pemadaman, pihak PLN telah mendatangkan mesin pembangkit cadangan berkapasitas 2,2 Megawatt (MW).

Mesin cadangan tersebut membutuhkan masa persiapan dan komisioning sekitar satu minggu sebelum siap menyuplai daya ke jaringan listrik Nusa Penida.

“PLN terus mengupayakan langkah percepatan untuk mengatasi kondisi kelistrikan di Nusa Penida. Sebagai solusi sementara, mesin pembangkit berkapasitas sekitar 2,2 MW telah didatangkan dan saat ini membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk persiapan hingga siap dioperasikan. Kami berharap upaya ini dapat membantu memulihkan pasokan listrik dan mengurangi pemadaman bergilir yang dirasakan masyarakat,” ungkap I Made Arya.

Langkah Jangka Panjang: Tambah Pembangkit Baru 5 MW pada November 2026

Guna mengantisipasi krisis serupa berulang di masa mendatang, PLN menyiapkan strategi penguatan sistem kelistrikan jangka panjang di Nusa Penida. Pihak PLN merencanakan penambahan unit pembangkit baru berkapasitas 5 MW yang dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir November 2026.

Penambahan daya ini akan berjalan sejajar dengan penuntaskan perbaikan penuh pada mesin pembangkit utama. Sinergi antara Pemkab Klungkung dan PLN UP3 Bali Timur ini diharapkan tidak hanya mengatasi pemadaman bergilir dalam jangka pendek, tetapi juga menjamin keandalan energi listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan pariwisata Nusa Penida secara berkelanjutan.

Indra

Indra

Wartawan Madya

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.