KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Kepala Satuan Samapta Polres Klungkung, AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan Apel Fungsi yang dirangkaikan dengan pemeriksaan telepon genggam personel serta latihan fisik dan bela diri, Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kesiapsiagaan anggota Satuan Samapta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Apel Fungsi diawali dengan pemeriksaan handphone anggota untuk memastikan tidak terdapat aplikasi maupun aktivitas yang melanggar aturan, termasuk judi daring, yang berpotensi mencoreng citra institusi kepolisian. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembinaan fisik melalui lari pagi mengelilingi wilayah Kota Semarapura.
Usai pembinaan fisik, personel Satsamapta mengikuti latihan Bela Diri Polri yang mencakup berbagai teknik dasar, seperti pukulan, tangkisan, tendangan, serta kombinasi gerakan. Latihan juga difokuskan pada teknik melumpuhkan lawan tanpa menggunakan alat, termasuk teknik membawa dan mengamankan tersangka.
Selain itu, para personel mendapatkan materi latihan penggeledahan dan pemborgolan dengan berbagai posisi, mulai dari berdiri, duduk, hingga tiarap. Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam menjalankan tugas di lapangan secara profesional dan terukur.
AKP I Gusti Lanang Jelantik menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan rutin untuk membentuk personel Satsamapta yang sehat secara fisik maupun mental. Menurutnya, kesiapan anggota menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Melalui latihan ini, personel diharapkan mampu menguasai bela diri Polri, memahami teknik penggeledahan dan pemborgolan, serta siap menghadapi situasi darurat saat berhadapan dengan pelaku tindak pidana yang dapat membahayakan anggota maupun masyarakat,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya apel fungsi dan latihan terpadu ini, Polres Klungkung berharap kemampuan dan kesiapsiagaan personel Satsamapta semakin meningkat, sehingga dapat memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal. (*)

