Perwakilan Keluarga Korban Penganiayaan Berdarah di Tojan Kembali Datangi Polres

Keluarga korban penganiayaan berdarah di Jalan Tojan kembali datangi Polres Gianyar.
Keluarga korban penganiayaan berdarah di Jalan Tojan kembali datangi Polres Gianyar.

GIANYAR, BALINEWS.ID – Usai gelar rekontruksi di halaman Polres Gianyar, pihak keluarga korban penganiayaan di Jalan Raya Tojan mendatangi Polres Gianyar secara beramai-ramai. Mereka mengenakan pakaian adat madya menuju ruangan Reskrim Polres Gianyar pada Jumat (21/2/2025).

Karena ruangan Reskrim tidak begitu besar, maka hanya perwakilan yang diperbolehkan masuk. Mereka ditemui pihak Satuan Reskrim. Di ruangan tersebut, pihak keluarga menanyakan perkembangan kasus yang menimpa korban Made Agus Aditya. Dari kepolisian juga telah menjelaskan apa saja prosedur yang telah dijalankan.

BACA JUGA :  Cegah Kasus Berdarah, Reskrim Blahbatuh Gelar Patroli Dini Hari, Ini Sasarannya

Kasi Humas Polres Gianyar Iptu Nyoman Tantra membenarkan kehadiran pihak keluarga korban ke Polres. Perwakilan keluarga juga telah diterima pihak Reskrm. “Memang benar ada datang,” ujar Tantra. Namun pihaknya belum mengetahui hasil dari pertemuan tersebut.

“Tapi maaf saya belum dapat info dari Reskrim,” jelasnya.

Kedatangan pihak keluarga korban secara beramai-ramai ini pernah dilakukan pada 2 Februari 2025 lalu. Mereka mempertanyakan bagaimana cara pelaku ini menghabisi nyawa korban. Sebab, dari hasil press rilis, keluarga menerima informasi jika senjata tajam untuk menghabisi nyawa korban hanya gunting.

BACA JUGA :  Bule Kanada Tabrak mobil dan Gagar Kabur Usai Curi Perhiasan di Sanur

Diberitakan balinews.id sebelumnya, tiga tersangka penganiayaan di Jalan Raya Tojan Blahbatuh telah menjalani rekontruksi di halaman Polres Gianyar pada Rabu sore (19/2/2025). Para tersangka, I Komang Indrajita (27), Made Tole Yuliarta (29), Putu Sudarsana (29), memperagakan 28 adegan penganiyaan terhadap korban

Lantaran korban telah meninggal, peran korban digantikan oleh petugas kepolisian.

Usai rekontruksi, salah satu tersangka yakni Komang Indrajita, mengaku menyesal dan meminta maaf kepada keluarga korban serta masyarakat atas kejadian tersebut. (bip)

BACA JUGA :  Cegah Narkoba di Tempat Kerja, Karyawan di Ubud Dites Urine

 

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

Kabar Baik untuk Pariwisata Bali Tripadvisor resmi mengumumkan bahwa Bali menempati peringkat pertama (No. 1) dalam The Travelers’...
SEMARAPURA, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi menjalin kerja sama dengan Desa Adat Sekartaji dalam pengelolaan Tempat Rekreasi...
NASIONAL, BALINEWS.ID - Komisi III DPR RI resmi memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali memperluas jangkauan program Angkutan Siswa Gratis (Angsis) sebagai upaya mendukung akses...