BALINEWS, JAKARTA - Krisdayanti ternyata sudah puluhan tahun akrab dengan lagu-lagu Mandarin. Namun, hingga kini sang diva mengaku masih memiliki tantangan ketika harus membawakan lagu dalam bahasa tersebut.
Krisdayanti mengatakan, dirinya memang tidak memiliki terlalu banyak referensi lagu Mandarin yang dikuasai.
Beberapa lagu yang hingga kini kerap dibawakannya antara lain Yue Liang Dai Biao Wo De Xin, Tian Mi Mi, dan Lai Sheng Yuan.
“Kalau nyanyi Mandarin sih sejauh ini memang sampai sekarang ya, walaupun malu sih ya, karena referensinya belum tambah banyak. Lagunya itu-itu aja yang saya bawakan,” ujar Krisdayanti.
Menurutnya, lagu-lagu Mandarin yang dibawakannya memiliki daya tarik tersendiri. Ia menyebut karya-karya Teresa Teng menjadi salah satu alasan dirinya nyaman membawakan lagu tersebut.
“Resonansi lagu-lagunya Teresa Teng itu sangat kuat, terus melodinya bagus, powerful, mengena di semua event,” katanya.
MENYANYI MANDARIN DARI AWAL KARIR
Menariknya, ketertarikan Krisdayanti menyanyikan lagu Mandarin ternyata sudah muncul sejak awal kariernya.
Saat masih muda dan aktif tampil di berbagai panggung musik, ia kerap mendapat permintaan dari penonton untuk membawakan lagu Mandarin.
Kondisi tersebut membuat Krisdayanti mau tidak mau harus mempelajari lagu-lagu Mandarin.
“Dari awal nyanyi. Dari masih gadis awal-awal sampai bercucu masih nyanyi lagu Mandarin,” ujarnya.
Namun, mempelajari lagu Mandarin bukan perkara mudah baginya. Krisdayanti mengaku hingga sekarang masih berusaha memperbaiki pelafalan ketika menyanyikan lagu berbahasa Mandarin.
Ia juga mendapat masukan dari sejumlah penyanyi dan orang-orang yang terbiasa dengan acara Mandarin, termasuk Putri Ayu dan Edric Tjandra.
Menurut Krisdayanti, tantangannya bukan sekadar menghafal lirik. Pelafalan dan ekspresi juga harus diperhatikan agar lagu yang dibawakan tetap memiliki makna.
“Karena kan mesti cengkoknya mesti bener, jungwa-nya bener, terus artinya kita harus pahami juga supaya nyanyinya ada ekspresi,” jelasnya.
Meski mengaku daya hafalnya kini tidak lagi seperti ketika masih muda, Krisdayanti tetap berusaha mempelajari lagu-lagu baru.
Ia justru melihat kebiasaan menghafal lagu sebagai salah satu cara untuk terus melatih kemampuan dirinya.
“Latihan gak pikun ya, karena mau mencari wawasan lagi lagu-lagu baru,” ucapnya.
Bagi Krisdayanti, permintaan lagu dari penonton merupakan bagian dari profesinya sebagai penyanyi. Karena itu, ia tidak keberatan ketika harus mempelajari lagu tertentu demi memenuhi kebutuhan sebuah acara.
Baik acara pernikahan maupun acara korporasi, menurutnya, permintaan lagu merupakan hal yang sudah biasa ditemuinya selama puluhan tahun berkarier di dunia musik.

