BALINEWS, JAKARTA – Tiga tahun berlalu sejak kasus penyebaran video pribadi yang menimpa Rebecca Klopper mencuat ke publik. Namun, pengalaman tersebut ternyata masih meninggalkan trauma bagi bintang film dan sinetron tersebut.
Rebecca mengakui dirinya masih merasakan luka ketika mengingat kembali peristiwa yang terjadi pada 2023 itu.
“Ya gimana ya? Ya pasti trauma, tapi ya udah dijalanin aja,” kata Rebecca Klopper saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026).
Rebecca diketahui tetap mengikuti proses hukum terhadap mantan kekasihnya yang menjadi terdakwa dalam kasus tersebut. Pelaku kemudian dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada Januari 2024.
Meski hukuman telah dijatuhkan, Rebecca mengaku tidak lagi ingin mempermasalahkan vonis tersebut.
“Semua itu semua juga atas hasil yang terbaik. Udah diusahakan,” ujarnya.
Kini, Rebecca berusaha melanjutkan kehidupannya dan kembali fokus pada karier di dunia hiburan.
Peristiwa yang pernah dialaminya itu pun ia harapkan menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Ya, manusia cuma bisa berencana ya, Kak, ya. Semoga bisa jadi orang yang lebih baik lagi ke depannya. Makasih, thank you semuanya,” tutur Rebecca.
Tiga tahun setelah kasus tersebut berlalu, Rebecca memilih untuk terus melangkah meski mengakui pengalaman itu masih meninggalkan trauma dalam dirinya.

