Slot Header 970×90

Ruben Onsu Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum demi Perjuangkan Hak Asuh Anak

Oleh Rushell Ambarita · Redaksi

13 Oktober 2026 pukul 13.25 WITA · 2 menit baca

Ruben Onsu Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum demi Perjuangkan Hak Asuh Anak

BALINEWS — Ruben Onsu kembali menyampaikan sikapnya terkait persoalan keluarga yang tengah dihadapinya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa (13/10/2026), Ruben menegaskan bahwa langkah yang ditempuhnya bertujuan memperjuangkan hak sebagai orang tua dan mencari penyelesaian terbaik, terutama bagi anaknya.

Dalam unggahan tersebut, Ruben menjelaskan bahwa dirinya tidak berniat menjatuhkan siapa pun. Ia mengaku hanya ingin meluruskan hal-hal yang menurutnya tidak sesuai dengan kenyataan, sekaligus melindungi orang-orang yang ikut terdampak persoalan tersebut.

“Saya tidak sedang berusaha menjatuhkan siapa pun. Saya hanya ingin meluruskan hal-hal yang menurut saya tidak sesuai dengan kenyataan, melindungi orang-orang yang ikut terdampak, dan memperjuangkan hak saya sebagai orang tua melalui jalur yang semestinya,” tulis Ruben.

Gambar berita

Gambar: [Tangkapan layar IG Ruben Onsu]

Ruben juga menjelaskan alasan memilih jalur pengadilan. Menurutnya, pengadilan merupakan lembaga yang dapat menjadi penengah bagi pihak-pihak yang berselisih untuk mencari penyelesaian melalui proses hukum.

“Mengapa harus melalui pengadilan? Karena menurut saya, pengadilan merupakan lembaga yang dapat menjadi penengah bagi kami untuk mencari penyelesaian melalui proses hukum yang semestinya,” ungkapnya.

Ia menyadari bahwa proses hukum yang berjalan membuat dirinya harus berhati-hati dalam menyampaikan sikap di ruang publik. Namun, Ruben mempertanyakan apakah dirinya masih harus memilih diam ketika berupaya meluruskan persoalan yang menurutnya tidak berkaitan langsung dengan hak asuh anak.

Ruben juga menyinggung berbagai upaya yang dinilainya dapat menghambat atau melemahkan proses hukum. Ia mempertanyakan apakah dirinya harus terus diam ketika merasa ada hal-hal yang perlu ditanggapi di tengah proses tersebut.

Di sisi lain, Ruben mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak polemik yang meluas ke lingkungan sekitarnya. Ia menyebut teman-teman serta merek yang bekerja sama dengannya turut menerima komentar menyudutkan, bahkan cacian, meskipun mereka tidak berkaitan langsung dengan persoalan pribadinya.

Pada akhir pernyataannya, Ruben menegaskan bahwa dirinya ingin persoalan tersebut diselesaikan secara baik, adil, dan melalui prosedur yang semestinya. Ia juga berharap semua pihak tetap menjaga empati dan tidak menjadikan perbedaan pandangan sebagai alasan untuk menyerang orang lain.

“Saya memilih untuk tetap berjuang, bukan untuk memenangkan kebencian, melainkan untuk memperjuangkan hak saya dan mencari penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak, terutama bagi anak saya,” tulis Ruben.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap Ruben di tengah persoalan keluarga yang masih menjadi perhatian publik. Meski demikian, substansi persoalan dan hak masing-masing pihak tetap perlu dilihat berdasarkan proses serta bukti yang relevan.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.