Slot Header 970×90

Sebulan Lebih Dicari, Lansia Hilang di Nusa Penida Ditemukan di Bukit Rempaan

Oleh Kaka · Redaksi

3 Oktober 2026 pukul 07.49 WITA · 2 menit baca

Sebulan Lebih Dicari, Lansia Hilang di Nusa Penida Ditemukan di Bukit Rempaan
Sebulan Lebih Dicari, Lansia Hilang di Nusa Penida Ditemukan di Bukit Rempaan — Ist

NUSA PENIDA, BALINEWS – Pencarian terhadap I Nyoman Selir, 79, warga Banjar Semaya, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2026, akhirnya berakhir. Korban ditemukan di kawasan perbukitan Bukit Rempaan, wilayah Banjar Ampel, Desa Pejukutan, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Petunjuk keberadaan korban pertama kali ditemukan oleh dua warga, I Wayan Tarka dan Ni Wayan Murniati, yang saat itu sedang mencari kayu bakar di sekitar kawasan perbukitan. Keduanya menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Bendesa Adat Semaya, I Gede Hendra Novayana. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada keluarga korban dan pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Nusa Penida bersama Basarnas, Pos AL, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan krama Desa Adat Semaya bergerak ke lokasi. Tim gabungan melakukan pengamanan sekaligus penanganan di lokasi penemuan bersama pihak keluarga.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., mengatakan penanganan dilakukan dengan memperhatikan kondisi keluarga serta tetap menghormati nilai-nilai adat setempat.

“Kami bersama tim gabungan melakukan penanganan di lokasi serta mendampingi pihak keluarga dalam proses evakuasi. Kami juga menghormati pihak keluarga dan masyarakat adat dalam setiap tahapan penanganan terhadap korban,” ujar Kesuma Jaya.

Pihak keluarga kemudian memastikan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi merupakan milik Nyoman Selir. Barang-barang tersebut diketahui dibawa korban ketika meninggalkan rumah sebelum dinyatakan hilang.

Dari kondisi dan lokasi ditemukannya korban, Nyoman Selir diduga telah meninggal dunia. Setelah proses penanganan di lokasi, pihak keluarga bersama masyarakat adat melaksanakan prosesi adat pada Jumat malam.

Selanjutnya sekitar pukul 19.50 Wita, korban dievakuasi dari lokasi penemuan dan dibawa menuju Setra Desa Adat Semaya untuk menjalani proses pemakaman.

Dengan ditemukannya korban, proses pencarian yang telah berlangsung sejak laporan kehilangan pada Agustus lalu akhirnya dihentikan. Kepolisian turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk masyarakat, dalam membantu pencarian hingga penanganan korban.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Proses evakuasi juga dilakukan dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap korban, keluarga serta ketentuan adat yang berlaku di masyarakat setempat. (*)

Kaka

Kaka

-

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.