Slot Header 970×90

Bali

Terpeleset Saat Pendakian, Seorang Pendaki Dievakuasi dari Gunung Abang

Oleh Septian

26 Januari 2026 pukul 05.22 WITA · 1 menit baca

BANGLI, BALINEWS.ID - Seorang pendaki mengalami cedera saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (25/1/26). Korban diketahu…
BANGLI, BALINEWS.ID - Seorang pendaki mengalami cedera saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (25/1/26). Korban diketahu… — BaliNews.id

BANGLI, BALINEWS.ID - Seorang pendaki mengalami cedera saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (25/1/26).

Korban diketahui bernama Paula Shinta Kadek Peter Tamboto (42), yang terpeleset saat perjalanan turun akibat jalur pendakian yang licin hingga mengalami patah tulang pada kaki kanan dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Peristiwa tersebut terjadi setelah korban bersama dua pendaki lainnya memulai pendakian sekitar pukul 05.00 Wita. Informasi permintaan evakuasi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 10.40 Wita dari pemandu lokal, Nengah Darwis.

Dalam laporan disebutkan posisi korban berada di jalur pendakian sebelum Pos 2 Pura Andong.

Menindaklanjuti laporan tersebut, delapan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera diberangkatkan menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya.

Dua pemandu lokal lebih dahulu bergerak menuju titik korban. Selanjutnya, pada pukul 13.00 Wita, tim SAR gabungan yang melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Babinsa Desa Abang, serta Polsek Kintamani dengan total 12 personel turut menyusul. Satu jam kemudian, lima personel dari Ditsamapta Polda Bali bergabung dalam operasi pencarian.

“Setelah dua jam lima belas menit pencarian, akhirnya korban dapat kami temukan pada ketinggian 1.971 meter di atas permukaan laut,” ujar Koordinator Lapangan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara.

Korban ditemukan sekitar pukul 15.10 Wita dalam kondisi stabil, namun mengalami patah tulang pada kaki kanan. Tim SAR memberikan pertolongan pertama dengan membidai kaki korban sebelum mengevakuasinya menggunakan tandu. Proses evakuasi berlangsung hingga petang di tengah kondisi hujan dan kabut dengan jarak pandang terbatas. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit BROSS Denpasar menggunakan ambulans Klinik Nawadara Karangasem. (*)

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.