GIANYAR, BALINEWS — Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun.
Dalam sambutan Bupati Gianyar yang dibacakannya, Wabup Agung Mayun menyampaikan bahwa kehadiran Komisi X DPR RI memiliki arti penting sebagai wadah memperkuat komunikasi, koordinasi, serta sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Kehadiran Komisi X DPR RI di Kabupaten Gianyar kami maknai bukan hanya sebagai kunjungan kerja, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat,” ujar Wabup Agung Mayun.
Dorong Penguatan Sektor Strategis dan Sumber Daya Manusia
Lebih lanjut disampaikan, Pemkab Gianyar terus berkomitmen mendorong penguatan sektor pendidikan, kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Sektor-sektor tersebut dinilai menjadi potensi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kekayaan seni, tradisi, dan kreativitas lokal.
Menurutnya, penguatan sektor strategis ini membutuhkan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara akademik, melainkan juga memiliki karakter, keterampilan, kecantikan budaya, serta kreativitas.
“Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya membangun kebijakan yang mampu menciptakan keseimbangan antara pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap kunjungan kerja ini melahirkan masukan serta rekomendasi yang konstruktif dan memberikan dampak positif yang nyata bagi pembangunan di Kabupaten Gianyar.
Komisi X DPR RI Serap Aspirasi Faktual Lapangan
Sementara itu, Ketua Tim sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani, menjelaskan bahwa tujuan kedatangan tim Komisi X adalah untuk memperoleh masukan berbasis data faktual, informasi terkini, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi daerah.
”Hasil dari pertemuan ini selanjutnya akan menjadi bahan rujukan dalam proses pengambilan keputusan pada rapat-rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah di masa sidang berikutnya,” ungkap Lalu Hadrian.
Dalam rangka memperkuat fungsi pengawasan, ia mengungkapkan bahwa Komisi X DPR RI telah membentuk lima Panitia Kerja (Panja), meliputi:
Panja Pendidikan 3T dan Daerah Marjinal
Panja Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (PTKL)
Panja Pelestarian Cagar Budaya (PCB)
Panja Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB)
Panja Pelindungan dan Pemanfaatan Cagar Budaya (PPCB)
Lalu Hadrian berharap Pemkab Gianyar beserta seluruh pemangku kepentingan yang hadir dapat memberikan gambaran informasi yang komprehensif mengenai kondisi dan kebutuhan aktual di lapangan. Data tersebut akan menjadi pertimbangan penting bagi Komisi X DPR RI dalam merumuskan kebijakan hingga alokasi anggaran bersama pemerintah pusat.

