Slot Header 970×90

9 Tahun Kenal, Jerome Polin Akhirnya Lamar Gracia Caroline di Depan Gunung Fuji

Oleh Giostanovlatto Sinantong · Redaksi

27 September 2026 pukul 14.10 WITA · 1 menit baca

Jerome Polin dan Gracia Caroline
Jerome Polin dan Gracia Caroline — Instagram

BALINEWS - Sembilan tahun lalu, Jerome Polin dan Gracia Caroline bertemu sebagai kakak-adik kelas sesama penerima beasiswa di Jepang. Minggu (27/9), di negara yang sama, di depan Gunung Fuji, cerita itu berlanjut ke babak baru. Jerome berlutut, membawa sekotak cincin, dan melamar Gracia menjadi istrinya.

Momen itu dibagikan Jerome lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam foto yang beredar, ia terlihat menangis haru saat berlutut di hadapan Gracia, sementara Gracia sendiri tampak campur aduk antara haru dan bahagia.

"Berawal dari pertemuan sebagai kakak-adik kelas di Jepang 9 tahun yang lalu, dan sekarang, di negara yang sama dan disaksikan oleh Gunung Fuji, awal mula dari selamanya. She said yes," tulis Jerome, dikutip Minggu (27/9/2026).

Yang membuat momen ini terasa lebih dari sekadar lamaran romantis biasa adalah pemilihan lokasinya. Jerome sengaja kembali ke negara tempat kisah mereka dimulai, seolah menutup satu lingkaran penuh sembilan tahun perjalanan yang dimulai dari status kakak-adik kelas.

Hubungan keduanya sendiri baru resmi diumumkan ke publik pada Mei 2026, jauh setelah mereka sebenarnya sudah saling mengenal bertahun-tahun sebelumnya. Momen go public pertama kali muncul lewat unggahan Jerome saat mendampingi Gracia wisuda S2 di Columbia University, New York.

Dengan lamaran ini, publik kini menanti kelanjutan cerita Jerome dan Gracia, mulai dari kapan pernikahan akan digelar hingga bagaimana keduanya akan membagikan momen tersebut kepada jutaan penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan mereka.

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto adalah pendiri Hey Bali yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling mudah dipahami. Kalau lagi nggak nulis, biasanya lagi surfing, ngopi, sunsetan, kadang liputan, kadang nyamar jadi CEO, curhat sama anjingnya, atau bengong di trotoar Renon sambil mencari ide. Belum pernah menang giveaway, tapi tetap optimis. Kalau chat-nya centang dua tapi nggak dibalas, anggap saja sedang mengejar rekor tidur.

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.