DENPASAR, BALINEWS – Subsatgas Dokkes Operasi Patuh Agung 2026 rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengecekan tekanan darah terhadap personel yang terlibat dalam operasi guna memastikan kesiapan fisik anggota selama menjalankan tugas di lapangan.
Pemeriksaan tersebut dilaksanakan pada Minggu (1/11/2026) sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan sebelum personel diterjunkan ke sejumlah titik pengaturan dan penindakan lalu lintas.
Kasubsatgas Dokkes menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk meminimalkan risiko kelelahan, stres, hingga gangguan kesehatan mendadak saat anggota menjalankan tugas.
"Kesehatan dan keselamatan anggota adalah prioritas utama kami. Melalui pengecekan tensi dan pemeriksaan kesehatan rutin ini, kami ingin memastikan bahwa setiap personel yang bertugas dalam Ops Patuh Agung 2026 benar-benar dalam kondisi bugar, sehat, dan siap memberikan pelayanan terbaik serta humanis kepada masyarakat," ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan tekanan darah, petugas Dokkes juga membagikan vitamin serta memberikan imbauan kepada personel agar menjaga pola makan, mencukupi waktu istirahat, dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama bertugas.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat tingginya mobilitas dan dinamika pelaksanaan operasi di lapangan, termasuk kondisi cuaca yang dapat memengaruhi stamina personel.
Kesiapan fisik anggota menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2026, khususnya dalam kegiatan pengaturan dan penertiban lalu lintas.
Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, Subsatgas Dokkes berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan aman, lancar, dan optimal tanpa terkendala masalah kesehatan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pelayanan kepolisian untuk memastikan personel tetap sehat dan mampu memberikan pelayanan yang maksimal serta humanis kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Patuh Agung 2026.

