BALINEWS – Berlliana Lovell memutuskan tidak melanjutkan persoalan dugaan pelecehan verbal yang dialaminya ke jalur hukum. Keputusan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Sabtu (17/10/2026).

Gambar: [Instagram berlliana.lovel]
Dalam pernyataannya, Berlliana mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima permintaan maaf dari pihak yang bersangkutan melalui sebuah video. Ia pun memilih untuk memaafkan dan mengakhiri persoalan tersebut tanpa melanjutkannya ke proses hukum.
“Setelah mempertimbangkan berbagai hal, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan permasalahan terkait dugaan pelecehan verbal yang saya alami dalam sebuah siaran langsung (live streaming) ke jalur hukum,” tulis Berlliana dalam pernyataan resminya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah meminta maaf. Menurutnya, keputusan untuk memaafkan diambil setelah mempertimbangkan berbagai hal.
Berlliana berharap kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam bertutur kata dan menghargai perasaan orang lain.
Ia mengingatkan bahwa sesuatu yang dianggap sebagai candaan oleh seseorang belum tentu dapat diterima dengan cara yang sama oleh orang lain. Terlebih, setiap orang memiliki pengalaman dan trauma masing-masing yang perlu dihargai.
Minta Perundungan Dihentikan
Selain menyampaikan keputusan untuk tidak melanjutkan persoalan ke jalur hukum, Berlliana juga meminta agar polemik tersebut tidak berkembang menjadi perundungan terhadap pihak yang bersangkutan.
Ia berharap tidak ada lagi hinaan fisik, perundungan, maupun serangan dalam bentuk apa pun yang ditujukan kepada pihak tersebut.
Berlliana menegaskan bahwa dirinya tidak ingin persoalan ini membuat siapa pun merasa direndahkan atau disakiti. Ia juga menyampaikan permintaan maaf apabila selama proses tersebut terdapat perkataan atau tindakan darinya yang menyinggung perasaan pihak lain.
Dalam unggahan yang sama, Berlliana mengajak semua pihak untuk saling memaafkan dan menjadikan kejadian tersebut sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri serta menghargai satu sama lain.
Singgung Kawan dan Lawan
Melalui keterangan unggahannya, Berlliana turut menyampaikan refleksi pribadi setelah melewati polemik tersebut.
“Pada akhirnya, aku justru bersyukur, karena kalau bukan karena kejadian ini, mungkin aku nggak akan pernah tahu mana KAWAN dan mana LAWAN,” tulisnya.
Ia menambahkan bahwa kejadian yang menyakitkan terkadang justru membuka mata seseorang untuk melihat siapa yang benar-benar tulus.
Meski demikian, dalam pernyataan resminya, Berlliana juga meminta agar keputusan yang telah diambil dihormati dan tidak ada pihak yang memperkeruh keadaan.
Ia berharap perhatian masyarakat dapat dialihkan pada persoalan lain yang membutuhkan kepedulian bersama, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah.
Berlliana menutup pernyataannya dengan harapan agar semua pihak dapat mengambil hikmah dari kejadian tersebut dan lebih bijaksana dalam menyikapi persoalan.
Keputusannya untuk memaafkan dan tidak melanjutkan persoalan ke jalur hukum menjadi penegasan sikap Berlliana dalam merespons polemik tersebut. Namun, berdasarkan pernyataan yang diunggahnya, keputusan itu merupakan pilihan pribadi untuk tidak meneruskan perkara, bukan keterangan bahwa suatu proses hukum telah dinyatakan selesai oleh pihak berwenang.

