DENPASAR, BALINEWS – Perum BULOG membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk memperketat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan menyusul dugaan penyalahgunaan beras SPHP oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Pembentukan satgas tersebut menjadi bagian dari upaya BULOG menertibkan jalur distribusi sekaligus mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur terhadap ketentuan program pemerintah.
BULOG juga memperkuat pengawasan internal dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran beras SPHP. Pengawasan diarahkan pada jalur distribusi yang dinilai berpotensi menimbulkan penyimpangan, termasuk jaringan mitra penyalur dan Rumah Pangan Kita (RPK).
Pemimpin Perum BULOG Kantor Wilayah Bali, Simon Melkisedek Lakapu, mengatakan penguatan pengawasan diperlukan untuk memastikan distribusi beras SPHP berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
“Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Kami terus mendorong seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta memastikan beras SPHP dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah,” kata Simon.
Ia menambahkan, seluruh jajaran BULOG di wilayah Bali didorong untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi beras SPHP. Evaluasi juga dilakukan secara berjenjang guna memastikan mitra penyalur mematuhi ketentuan distribusi dan harga jual serta tidak menyalahgunakan komoditas yang menjadi bagian dari program pemerintah.
Melalui Satgas Khusus, BULOG akan memperkuat pemantauan jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra, serta memastikan setiap tahapan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah berjalan sesuai aturan.
BULOG menegaskan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga efektivitas program SPHP dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga beras nasional.
Selain memperketat pengawasan, BULOG menyatakan mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan aparat berwenang serta siap memberikan informasi yang diperlukan sesuai ketentuan untuk menangani setiap dugaan pelanggaran secara objektif dan tuntas.

