Slot Header 970×90

Bupati Gianyar Lantik 26 Perbekel Terpilih, Tekankan Sinergi Pembangunan Desa dan Daerah

Oleh Indra · null

26 Oktober 2026 pukul 17.53 WITA · 2 menit baca

Bupati Gianyar Agus Mahayastra (kiri) melantik 26 perbekel di Puspem Gianyar.
Bupati Gianyar Agus Mahayastra (kiri) melantik 26 perbekel di Puspem Gianyar. — Foto: Humas Pemkab Gianyar

GIANYAR, BALINEWS – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, secara resmi melantik 26 perbekel terpilih hasil Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026. Masa jabatan para perbekel terpilih ini akan berlangsung untuk periode 2026–2034.

Prosesi pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, serta serah terima jabatan tersebut dipusatkan di Ruang Sidang Utama Pusat Pemerintahan (Puspem) Gianyar, Jalan Kebo Iwa, Gianyar, pada Sabtu (24/10). Acara ini ditandai dengan penyematan tanda jabatan oleh Bupati Mahayastra kepada perwakilan perbekel serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan.

Dalam arahannya, Bupati Mahayastra menekankan pentingnya kekompakan, kebersamaan, dan sinergi yang kuat antara seluruh pihak, mulai dari tingkat pemerintah daerah hingga pemerintahan desa, demi memajukan Kabupaten Gianyar.

Ia mengungkapkan bahwa berbagai program pembangunan di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penyediaan fasilitas, hingga infrastruktur telah digenjot secara maksimal selama tujuh tahun terakhir. Seluruh upaya tersebut ditargetkan untuk terus dilanjutkan serta dituntaskan dalam tiga tahun kepemimpinan ke depan.

"Ujung tombak pemerintahan adalah desa. Kalau desanya maju dan inovatif, Gianyar pasti maju," tegas Mahayastra.

Guna memastikan tercapainya keselarasan program, Bupati Mahayastra menginstruksikan para perbekel yang baru dilantik agar segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa yang sejalan dengan RPJM Daerah Kabupaten Gianyar. Selain itu, ia juga menekankan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dirancang secara cermat menyesuaikan potensi, kebutuhan, serta keunggulan lokal masing-masing desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Di samping pembangunan tingkat desa, Mahayastra turut memaparkan sejumlah capaian urusan wajib pemerintah daerah yang telah berhasil dituntaskan melalui tata kelola terukur. Pada sektor kesehatan, Pemkab Gianyar telah memberikan jaminan pembiayaan pelayanan medis komprehensif bagi warga menggunakan KTP Gianyar sesuai ketentuan berlaku.

Sementara di sektor pendidikan, pemerintah daerah menyalurkan beasiswa perguruan tinggi serta bantuan seragam sekolah gratis kepada sekitar 14.000 anak tingkat SD dan SMP di wilayah Gianyar. Berbagai capaian tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari dukungan serta kerja sama yang solid dari seluruh elemen masyarakat.

"Berkat dukungan saudara-saudara semua, berbagai program pembangunan ini bisa terwujud," ungkapnya.

Menutup arahannya, Mahayastra mengingatkan bahwa dinamika demokrasi dalam pemerintahan harus dijadikan sarana pemersatu alih-alih sumber perpecahan. Koordinasi terbuka serta soliditas antar-pemerintah daerah dan desa dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan yang berkelanjutan.

"Dengan kebersamaan dan kesolidan, kita bisa membangun. Perbekel di Gianyar harus solid," pungkasnya.

Indra

Indra

Wartawan Madya

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.