JAKARTA, BALINEWS.ID — Penyedia layanan logistik global, J&T Express, mengumumkan pencapaian kinerja bisnis dan operasional yang solid pada kuartal II-2026. Perusahaan membukukan total volume pengiriman global sebanyak 9,177 miliar paket, atau melonjak 24,2% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Pencapaian ini menandai rekor bersejarah bagi perusahaan, di mana rata-rata volume pengiriman harian menembus 101 juta paket. Ini merupakan kali pertama J&T Express melampaui angka 100 juta paket per hari dalam periode satu kuartal.
Secara kumulatif sepanjang semester pertama 2026, total volume pengiriman J&T Express secara global telah mencapai 17,503 miliar paket, atau tumbuh 25,1% YoY.
Pasar Indonesia Tumbuh Pesat Didominasi Produk Fashion
Di Indonesia—yang menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara—J&T Express mencatatkan lonjakan volume pengiriman lebih dari 65% pada kuartal II-2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan pesat ini dipicu oleh tingginya gairah transaksi e-commerce. Adapun tiga kategori barang pengiriman terbesar didominasi oleh produk fashion, dokumen, dan kecantikan. Kategori fashion menyumbang kontribusi terbesar, yakni melampaui 45% dari total volume pengiriman di Tanah Air.
CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo, menegaskan bahwa hasil ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik serta kematangan ekosistem digital nasional.
“Pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia pada kuartal II-2026 merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan pelanggan serta semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional. Sebagai salah satu pasar strategis J&T Express di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis Perseroan di tingkat regional,” ungkap Robin.
Kinerja Asia Tenggara dan Ekspansi Jaringan
Kawasan Asia Tenggara secara keseluruhan menyumbang volume pengiriman sebesar 2,755 miliar paket pada kuartal II-2026, atau melesat 63,2% YoY dengan rata-rata 30,3 juta paket per hari. Sepanjang semester I-2026, volume pengiriman di wilayah ini menembus 5,523 miliar paket (tumbuh 71,2% YoY).
Untuk menopang lonjakan permintaan tersebut, per 30 Juni 2026 J&T Express memperkuat infrastrukturnya di Asia Tenggara dengan menambah:
Pusat Sortir (Sorting Center): Bertambah 6 unit (Total menjadi 127 pusat sortir).
Jalur Sortir Otomatis (Automated Sorting Line): Bertambah 11 unit (Total menjadi 75 jalur).
Performa Tiongkok dan Pasar Internasional
Pasar Tiongkok: Membukukan volume pengiriman sebesar 6,211 miliar paket pada kuartal II-2026 (naik 10,6% YoY) dengan rata-rata 68,2 juta paket per hari. Kapasitas sortir otomatis di wilayah ini ditingkatkan dengan penambahan 8 jalur baru (Total menjadi 346 jalur).
Pasar Internasional Lainnya (Amerika Latin & Timur Tengah): Melesat signifikan dengan pencapaian 211 juta paket atau meroket 136,5% YoY (rata-rata 2,3 juta paket per hari). Pertumbuhan ini disokong oleh kemitraan strategis bersama platform e-commerce global seperti TikTok, TEMU, SHEIN, AliExpress, hingga Mercado Libre.
Jaringan Outlet Internasional: Jumlah outlet luar negeri bertambah sekitar 700 unit (Total 2.700 outlet), didampingi penambahan 8 pusat sortir baru (Total 52 sorting center).
