Dua Pria Dibekuk di Pasar Sangsit Saat Transaksi Ganja 2kg Dari Luar Pulau

2 pria inisial AAM (23) dan NRM (24) dibekuk saat transaksi ganja di pasar Sangsit, Buleleng.
2 pria inisial AAM (23) dan NRM (24) dibekuk saat transaksi ganja di pasar Sangsit, Buleleng.

BULELENG, BALINEWS.ID – Warga di sekitar Pasar Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng, dibuat geger dengan penangkapan dua pemuda oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali pada Rabu (14/5). Kedua pria yang ditangkap itu masing-masing berinisial AAM (23) dan NRM (24), ternyata merupakan bagian dari jaringan pengedar ganja lintas provinsi.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama dengan BNNP Sumatera Utara (Sumut).

BACA JUGA :  200 Bali Students Successfully Complete VFS Global Hospitality Program

“Kami mendapat informasi dari BNNP Sumut terkait adanya pengiriman paket mencurigakan yang diduga berisi ganja dari Sumatera Utara menuju Buleleng, Bali,” ungkap Brigjen Rudy dalam keterangannya, Jumat (16/5).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Pemberantasan BNNP Bali langsung melakukan controlled delivery atau pengiriman paket secara terpantau. Hasilnya, terungkap bahwa AAM yang bekerja sebagai pegawai swasta ditugaskan oleh NRM, yang diketahui seorang pengangguran, untuk mengambil paket tersebut.

Yang mengejutkan, keduanya justru memilih lokasi yang ramai untuk melakukan transaksi, yakni di tengah keramaian Pasar Sangsit. Aksi nekat ini tak luput dari pantauan petugas yang langsung melakukan penyergapan di tempat.

BACA JUGA :  Miris! Masih SD, 3 Bocah ini Sudah Nekat Curi Motor di Empat Lokasi

“Ini menjadi bukti bahwa peredaran narkoba sudah menyusup hingga ke wilayah pedesaan, tidak lagi terbatas di kawasan perkotaan,” tegas Rudy.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah kardus besar berwarna cokelat. Di dalamnya terdapat dua bungkusan plastik hitam yang dilakban, diduga berisi ganja kering. Setelah ditimbang, berat totalnya mencapai 1.923,11 gram netto atau hampir 2 kilogram.

Kedua pelaku kini diamankan di kantor BNNP Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan yang lebih besar.

BACA JUGA :  WN Australia Pesan Narkoba Dari AS, Turis India Jadi Kurirnya

“Berdasarkan pengakuan sementara, keduanya terlibat karena alasan ekonomi,” pungkas Rudy. (*)

Catatan: Jika Anda memiliki informasi tambahan, klarifikasi, atau menemukan kesalahan dalam artikel ini, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email atau melalui kontak di situs kami.

0 Comments
Newest
Oldest
Inline Feedbacks
View all comments

Breaking News

Informasi Lowongan Pekerjaan Terbaru Hari Ini

Baca Lainnya

KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Kabupaten Klungkung dijadwalkan menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur strategis. Salah satu langkah yang ditempuh yakni...
KLUNGKUNG, BALINEWS.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Klungkung kembali berhasil mengungkap tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya....
DENPASAR, BALINEWS.ID – Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada terdakwa M. Koko (28) yang...