Slot Header 970×90

Geger! Orok Bayi Laki-laki Ditemukan Membusuk di Selokan Kerobokan, Ada Luka Tusuk di Dada

Oleh Fery Fadli · null

6 November 2026 pukul 13.58 WITA · 2 menit baca

Geger! Orok Bayi Laki-laki Ditemukan Membusuk di Selokan Kerobokan, Ada Luka Tusuk di Dada

BADUNG, BALINEWS – Warga di sekitar Jalan Persada Nomor 868, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, digegerkan dengan penemuan jasad orok bayi laki-laki di dalam selokan, Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Kondisi jasad bayi tersebut sudah membusuk dan ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya, termasuk luka tusuk di bagian dada.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Dominggus Mau (38), karyawan Mebel Bali Best Buy, saat hendak buang air kecil di sekitar selokan yang berada di samping tempat kerjanya.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan, awalnya Dominggus melihat sekumpulan lalat mengerumuni sebuah benda yang sekilas menyerupai boneka. Karena curiga, ia kemudian memanggil rekannya, Toni Hariadi (50), untuk memastikan benda tersebut.

Toni sempat menduga benda itu merupakan bangkai hewan, seperti anjing atau kucing. Namun, setelah didekati, keduanya terkejut karena benda yang mengapung di selokan tersebut ternyata jasad bayi manusia.

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Kelian Adat setempat, Anak Agung Ketut Sucipta (49), yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan, Tim Identifikasi Polres Badung bersama personel Polsek Kuta Utara dan petugas Puskesmas Kuta Utara mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil identifikasi Tim Inafis Polres Badung, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar sembilan bulan dalam kandungan atau cukup umur. Jasad ditemukan dalam posisi telentang dengan kepala mengarah ke utara dan kaki ke selatan.

Petugas menemukan luka robek berukuran sekitar satu sentimeter di bagian dada yang diduga akibat tusukan benda tajam. Selain itu, ibu jari tangan kanan dan telapak kaki kanan sudah terputus, bagian ubun-ubun kepala mengalami kerusakan hingga tengkorak pecah, serta tali pusar masih menempel. Kulit bagian perut juga sudah terbuka.

Bayi tersebut diperkirakan telah meninggal lebih dari 48 jam sebelum ditemukan.

Sementara itu, hasil pemeriksaan dokter Gracia Karlina dari Puskesmas Kuta Utara menunjukkan jasad telah mengalami pembusukan. Sejumlah bagian tubuh yang terputus diduga akibat dimakan binatang.

Usai pemeriksaan awal, jasad bayi dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Sukadana menegaskan, Unit Reskrim Polsek Kuta Utara masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas ibu atau orang tua biologis bayi, memastikan penyebab kematian, serta menelusuri pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana di balik pembuangan jasad bayi tersebut.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.