Slot Header 970×90

Guruh Soekarnoputra Berpulang di Usia 73 Tahun, Sempat Berjuang Lawan Sakit Setahun Terakhir

Oleh Giostanovlatto Sinantong · Redaksi

26 September 2026 pukul 10.34 WITA · 2 menit baca

Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra
Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra — Istimewa

BALINEWS - Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra, adik kandung Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Putra bungsu Presiden Soekarno ini berpulang di usia 73 tahun.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra bin Sukarno pada usia 73 Tahun," demikian pesan resmi yang diterima.

Jenazah Guruh rencananya akan disemayamkan di rumah duka Jalan Sriwijaya Raya No. 26, Jakarta.

Kesehatan Menurun Sejak Setahun Terakhir

Kabar kritisnya Guruh sebenarnya sudah beredar sebelum kepergiannya. Menurut keterangan keluarga yang diwakili Didi Mahardika, kondisi kesehatan Guruh menurun sejak setahun terakhir.

Sebelum dirawat di RS Siloam Semanggi, Guruh lebih dulu menjalani perawatan intensif selama kurang lebih empat pekan di RS Medistra. Sempat menunjukkan sedikit perbaikan, kondisinya kemudian kembali menurun hingga akhirnya dirujuk ke Siloam Semanggi, tempat ia menghembuskan napas terakhir.

Perjalanan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain dalam rentang waktu yang tidak singkat ini menggambarkan betapa keluarga dan tim medis sudah berupaya maksimal mempertahankan kondisinya, sebelum akhirnya takdir berkata lain.

Keluarga Minta Maaf Atas Nama Almarhum

Dalam pernyataan resminya, pihak keluarga turut menyampaikan permintaan maaf atas nama Guruh semasa hidupnya.

"Atas nama keluarga, kami mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari Almarhum Tercinta," kata keluarga.

Keluarga juga memohon doa agar Guruh mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

"Selanjutnya mohon doa, semoga Almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa-dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Aamiin YRA," tutup pernyataan tersebut.

Jejak Panjang di Politik dan Seni

Guruh Soekarnoputra lahir pada 1 Januari 1953. Sepanjang hidupnya, ia tidak hanya dikenal sebagai putra bungsu Bung Karno, tapi juga sosok yang aktif di dua dunia yang cukup berbeda: politik dan kesenian.

Di ranah politik, Guruh sempat menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam dua periode, yakni 1992-1997 dan 1999-2024 — rentang waktu yang menunjukkan keterlibatannya di parlemen berlangsung lintas generasi politik Indonesia.

Sementara di dunia seni, Guruh mendirikan grup kesenian GSP Production (Gencar Semarak Perkasa) dan Swara Mahardhika. Ia juga pernah membentuk grup musik Guruh Gipsy serta Genk Pegangsaan bersama Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan mendiang Chrisye — nama-nama yang ikut mewarnai perjalanan musik Indonesia di masanya.

Kepergian Guruh menyisakan duka bagi keluarga besar Soekarno, sekaligus mengingatkan publik pada jejak panjangnya yang membentang dari panggung politik Senayan hingga panggung musik tanah air.

SLOT IKLAN TENGAH ARTIKEL
Giostanovlatto Sinantong

Giostanovlatto Sinantong

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.