Slot Header 970×90

Imigrasi Bali Buka Ruang Konfirmasi, Media Diminta Sajikan Informasi Akurat soal WNA

Oleh Fery Fadli · null

2 Oktober 2026 pukul 00.01 WITA · 3 menit baca

Imigrasi Bali Buka Ruang Konfirmasi, Media Diminta Sajikan Informasi Akurat soal WNA

DENPASAR, BALINEWS — Jajaran keimigrasian di Bali membuka ruang komunikasi dan konfirmasi seluas-luasnya kepada media untuk memastikan informasi mengenai kebijakan, pelayanan, pengawasan hingga penindakan keimigrasian yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan berimbang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali Ramdhani, A.Md.Im., S.H., M.Si., dalam Media Gathering bertema “Sinergi Media dalam Penguatan Publikasi Kinerja Keimigrasian di Bali” yang digelar Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar di Hotel Ibis Styles Bali Denpasar, Kamis (1/10/2026).

Ramdhani mengatakan media memiliki posisi penting dalam menghubungkan jajaran imigrasi dengan masyarakat. Menurut dia, berbagai pekerjaan dan kinerja keimigrasian tidak akan diketahui publik tanpa peran media dalam menyampaikan informasi.

“Media bukan sekadar mitra kerja, melainkan jembatan utama yang menghubungkan imigrasi dengan masyarakat,” ujar Ramdhani.

Karena itu, ia mengajak insan pers untuk terus membangun komunikasi dengan jajaran imigrasi, terutama ketika terdapat informasi yang membutuhkan penjelasan atau verifikasi.

Ramdhani menekankan pentingnya penyampaian informasi yang berimbang dan akurat dari seluruh pihak.

“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada rekan-rekan media untuk melakukan konfirmasi dan verifikasi atas setiap informasi yang berkembang,” katanya.

Menurut dia, proses konfirmasi dan verifikasi diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik dapat menggambarkan kondisi dan fakta yang sebenarnya, khususnya berkaitan dengan tugas dan fungsi keimigrasian.

Imigrasi Terbuka terhadap Kritik

Selain membuka ruang konfirmasi, Ramdhani juga menyatakan jajaran imigrasi Bali terbuka terhadap masukan, kritik dan saran dari media.

Ia mengatakan masukan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas komunikasi sekaligus pelayanan keimigrasian.

“Kami juga terbuka untuk menerima feedback, masukan, kritik, dan saran sebagai bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan keimigrasian,” ujarnya.

Ramdhani berharap hubungan antara jajaran imigrasi dan media tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus diperkuat melalui komunikasi dan kolaborasi.

Ia menilai hubungan yang semakin erat antara kedua pihak dapat mendukung penyampaian informasi yang memiliki nilai positif bagi masyarakat.

Libatkan Seluruh Unsur Keimigrasian

Media gathering tersebut tidak hanya dihadiri unsur pimpinan, tetapi juga melibatkan sejumlah satuan kerja keimigrasian di Bali.

Di antaranya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Buleleng, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Klungkung dan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tabanan.

Unsur humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali turut dilibatkan.

Sejumlah bidang yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas keimigrasian juga hadir, antara lain Bidang Intelijen dan Kepatuhan Internal, Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Bidang Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, serta unsur tata usaha dan komunikasi kehumasan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Rudenim Denpasar Teguh Mentalyadi, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Ramdhani, Kepala DPMPTSP Provinsi Bali Dr. I Ketut Sukra Negara, S.Sos., M.Si., Kepala Bagian Humas Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Bali K. Suadnyana Puriyanto, S.STP., M.Si., serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Muhamad Novyandri, A.Md.Im., S.H., M.H.

Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana informal untuk membuka ruang silaturahmi, diskusi dan komunikasi antara jajaran imigrasi dengan insan pers.

Ramdhani berharap sinergi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga setiap informasi mengenai keimigrasian yang diterima masyarakat dapat disampaikan secara akurat, berimbang dan berdasarkan hasil konfirmasi.

Pertemuan ditutup dengan pantun yang disampaikan Ramdhani sebagai penegasan semangat kemitraan antara imigrasi dan media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.