JAKARTA, BALINEWS – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menetapkan nama tunggal “Beranda Imigrasi” untuk 254 titik pelayanan keimigrasian di luar gedung kantor imigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Kebijakan ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mengenali dan mengakses layanan keimigrasian di berbagai lokasi publik.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan penyeragaman nama tersebut bertujuan mengurangi kebingungan masyarakat akibat beragamnya istilah dan singkatan yang selama ini digunakan untuk unit pelayanan di luar kantor imigrasi.
“Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Sebanyak 254 titik layanan yang menggunakan nama Beranda Imigrasi terdiri atas 156 Mal Pelayanan Publik (MPP), 33 Unit Layanan Paspor (ULP), 20 Immigration Lounge, 16 Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP)/Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKK), 13 Ultima I’m SeZ, dan satu Immigration Corner.
Perubahan nama ini juga berdampak pada pencantuman lokasi layanan di Google Maps dan aplikasi M-Paspor. Masyarakat dapat mencari lokasi pelayanan keimigrasian di luar kantor imigrasi menggunakan format “Beranda Imigrasi” diikuti nama wilayah atau lokasi.
Sebagai contoh, lokasi yang sebelumnya bernama Immigration Lounge Senayan City Mall kini menggunakan nama Beranda Imigrasi Senayan City Mall.
Hendarsam menjelaskan, pemilihan nama Beranda Imigrasi memiliki filosofi sebagai titik temu terdepan sebelum seseorang melangkah menuju tempat baru. Nama tersebut mencerminkan upaya Imigrasi menghadirkan pelayanan yang hangat, ramah, dan terbuka bagi masyarakat.
Menurutnya, konsep Beranda Imigrasi dirancang untuk menghilangkan kesan kaku birokrasi tanpa mengabaikan ketertiban administrasi dan profesionalisme pelayanan.
Keberadaan titik layanan di pusat perbelanjaan, kampus, dan kawasan terpadu juga menjadi bagian dari upaya Ditjen Imigrasi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” kata Hendarsam.
Melalui penyeragaman nama tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah menemukan lokasi pelayanan keimigrasian di luar kantor imigrasi, termasuk untuk mengakses layanan paspor di ruang-ruang publik.

