SEMARAPURA, BALINEWS.ID – Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung menggelar rapat koordinasi penyusunan peta tematik kawasan sebagai langkah strategis dalam mendukung percepatan investasi dan kemudahan berusaha, khususnya di wilayah Kecamatan Nusa Penida.
Kegiatan yang dilaksanakan pada April 2026 ini menjadi forum sinergi lintas instansi untuk menyatukan data, persepsi, serta kebijakan dalam pengelolaan informasi pertanahan yang akurat dan terintegrasi.
Peta tematik kawasan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan tata ruang, pengendalian pemanfaatan lahan, hingga memberikan kepastian hukum bagi investor. Melalui peta tersebut, berbagai informasi strategis seperti peruntukan lahan, status tanah, serta potensi wilayah dapat disajikan secara komprehensif.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung, termasuk Kepala Seksi Survei dan Pemetaan serta Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Kecamatan Nusa Penida sebagai salah satu kawasan strategis pariwisata dan investasi di Klungkung dinilai membutuhkan dukungan data pertanahan yang akurat dan terintegrasi. Dengan adanya peta tematik kawasan, diharapkan setiap aktivitas investasi dapat berjalan sesuai ketentuan, berkelanjutan, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Selain itu, penyusunan peta tematik juga diharapkan mampu meminimalisir potensi konflik pemanfaatan ruang sekaligus meningkatkan kepercayaan investor dalam menanamkan modal di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang kuat dan berkelanjutan antarinstansi, sehingga peta tematik yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan menjadi landasan dalam mendorong iklim investasi yang sehat, transparan, dan berdaya saing di Kabupaten Klungkung, khususnya di Nusa Penida. (*)
