DENPASAR, BALINEWS.ID – Sebuah tempat biliar Don Vito yang berlokasi di Jalan Tukad Pakerisan No. 98 B, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, dilalap api pada Senin (9/2/2026) sore. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material besar yang ditaksir mencapai Rp9 miliar, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Informasi awal diterima setelah saksi mendengar suara ledakan keras dari ruang instalasi listrik di bagian belakang bangunan.
“Ledakan diduga berasal dari instalasi kelistrikan. Setelah itu muncul percikan api yang dengan cepat membesar dan merambat ke area biliar,” jelas IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.
Saat kejadian, pemilik usaha tidak berada di lokasi. Ia mengetahui peristiwa tersebut setelah dihubungi seorang pelanggan yang menginformasikan bahwa tempat biliarnya terbakar. Korban kemudian segera menuju lokasi dan mendapati api sudah membesar serta petugas pemadam kebakaran tengah melakukan upaya pemadaman.
Saksi lain, yang saat itu berada di dalam lokasi, sempat berteriak meminta pertolongan setelah melihat api menjalar di bagian plafon bangunan. Warga sekitar kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar.
Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 Wita. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 17.30 Wita.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah aset di dalam bangunan tidak dapat diselamatkan. Barang yang terbakar meliputi bagian plafon gedung, 28 meja biliar ukuran besar, 25 unit kursi sofa, satu set peralatan DJ, serta berbagai perlengkapan lainnya.
“Total kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp9 miliar,” ungkap IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.
Pihak kepolisian dari Polresta Denpasar telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengamanan lokasi, serta meminta keterangan dari para saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Penyebab kebakaran sementara diduga kuat akibat korsleting listrik. Dalam kejadian ini nihil korban jiwa, hanya kerugian material,” tegasnya.
Hingga kini, lokasi kebakaran masih dalam pengawasan dan proses pendataan lanjutan oleh pihak terkait. (*)

