Slot Header 970×90

Krisis BBM Bali Mereda, Kresna Budi Puji Gerak Cepat Koster-Bahlil

Oleh Fery Fadli · null

19 Oktober 2026 pukul 17.16 WITA · 2 menit baca

Wakil Ketua DPRD Bali, Ida Gede Komang Kresna Budi (paling kiri) saat bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Wakil Ketua DPRD Bali, Ida Gede Komang Kresna Budi (paling kiri) saat bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

SINGARAJA, BALINEWS – Wakil Ketua II DPRD Bali, Ida Bagus Komang Kresna Budi, mengapresiasi langkah Gubernur Bali Wayan Koster dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam menangani krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali.

Apresiasi tersebut disampaikan Kresna Budi menyusul upaya koordinasi pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi gangguan pasokan BBM yang sempat berdampak pada masyarakat, termasuk antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Saya angkat topi atas kerja cerdas Pak Gub Koster dan Pak Menteri Bahlil dalam menangani persoalan BBM di Bali. Pak Gub Koster secara kontinu turun langsung ke SPBU, proaktif, menerima masukan, kritik. Layak dapat jempol langkah cepat supaya persoalan ini bisa segera diselesaikan,” kata Kresna Budi saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, penanganan persoalan BBM membutuhkan komunikasi intensif dan langkah konkret antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sebab, kelancaran pasokan energi berkaitan langsung dengan aktivitas transportasi, distribusi barang, serta keberlangsungan usaha masyarakat.

Ia menegaskan, gangguan pasokan BBM tidak hanya berdampak pada ketersediaan bahan bakar, tetapi juga dapat menghambat pekerjaan dan meningkatkan biaya operasional masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada sektor transportasi dan perdagangan.

Kresna Budi berharap koordinasi yang telah dilakukan mampu menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM secara berkelanjutan. Ia juga meminta agar pasokan dipastikan merata sesuai kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Bali, termasuk Kabupaten Buleleng.

“Yang terpenting sekarang, pasokan BBM harus benar-benar terjaga. Jangan sampai masyarakat kembali menghadapi antrean panjang dan kesulitan mendapatkan bahan bakar. Kami berharap koordinasi yang sudah dilakukan bisa menjadi solusi berkelanjutan,” ujarnya.

Selain mengapresiasi pemerintah, Kresna Budi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Bali yang dinilainya turut menjaga stabilitas keamanan selama terjadi gangguan pasokan BBM.

Ia juga mengapresiasi para donatur yang bergotong royong menyediakan makanan dan minuman secara gratis bagi masyarakat yang mengantre BBM di SPBU.

“Salut atas kekompakan masyarakat ikut menjaga stabilitas keamanan meski harus begadang, antre berjam-jam menunggu kedatangan pasokan BBM di SPBU. Terlebih kepada para donatur yang rela gotong royong, bahu-membahu mengulurkan bantuan makanan dan minuman yang dibagikan gratis kepada konsumen yang sedang antre di SPBU,” pungkasnya.

Fery Fadli

Fery Fadli

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.