Slot Header 970×90

Mendikdasmen Pantau Revitalisasi SDN 15 Dangin Puri

Mendikdasmen Targetkan Seluruh Sekolah Rusak Tuntas Diperbaiki pada 2028

Bawa Anggaran Rp18,8 Miliar ke Denpasar

Oleh Indra · null

2 Oktober 2026 pukul 15.41 WITA · 2 menit baca

Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti bersama Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau proyek bantuan revitalisasi di SD Negeri 15 Dangin Puri, Jumat (2/10/2026)
Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti bersama Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau proyek bantuan revitalisasi di SD Negeri 15 Dangin Puri, Jumat (2/10/2026) — HUMAS/PEMKOT DENPASAR

DENPASAR, BALINEWS — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung proyek bantuan revitalisasi di SD Negeri 15 Dangin Puri, Desa Dangin Puri Kelod, Jumat (2/10/2026). Peninjauan ini menandai komitmen pemerintah pusat dalam mengakselerasi pembenahan infrastruktur pendidikan nasional.

Dalam peninjauan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa alokasi program revitalisasi satuan pendidikan di Provinsi Bali mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026. Sebanyak 401 sekolah di seluruh jenjang pendidikan di Bali mendapatkan bantuan revitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp272,66 miliar.

Fakta Utama Program Revitalisasi Sekolah

  • Cakupan Bali (2026): Rp272,66 miliar dialokasikan untuk 401 sekolah di seluruh jenjang pendidikan.

  • Lonjakan Anggaran Denpasar: Alokasi untuk Kota Denpasar melambung dari Rp6,139 miliar (9 sekolah) pada 2025 menjadi Rp18,891 miliar (26 sekolah) pada 2026.

  • Penyerapan Tenaga Kerja: Program revitalisasi di Bali menyerap 5.580 tenaga kerja lokal pada 2026, naik pesat dibandingkan 2.649 tenaga kerja pada 2025.

  • Target Nasional: Seluruh sekolah di Indonesia yang mengalami kerusakan, terutama rusak berat, ditargetkan tuntas diperbaiki secara bertahap pada akhir tahun 2028.

Dampak Ganda: Mutu Pendidikan dan Ekonomi Daerah

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan bahwa program revitalisasi sekolah memiliki dampak ganda (double impact), yakni meningkatkan fasilitas belajar sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

“Ini menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu satuan pendidikan, tetapi juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja di daerah,” ujar Abdul Mu’ti.

Apresiasi Pemkot Denpasar

Khusus di SD Negeri 15 Dangin Puri, bantuan revitalisasi yang dikucurkan mencapai sekitar Rp478 juta. Dana ini dialokasikan untuk pembenahan empat ruang kelas, penataan halaman sekolah, serta perbaikan fasilitas sanitasi/kamar mandi.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap sarana pendidikan di wilayahnya.

“Ini sangat membantu kami di Kota Denpasar. Apalagi di tahun 2026 ini totalnya secara keseluruhan mencapai hampir Rp80 miliar, ada peningkatan yang sangat signifikan. Kami berharap peningkatan sarana pendidikan ini dapat menunjang program dan mutu pendidikan di Kota Denpasar,” pungkas Jaya Negara.

Indra

Indra

Wartawan Madya

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.