Slot Header 970×90

Oktoberfest Rasa Bali, Kue Putu hingga Ayam Betutu Dipadukan dengan Bir

Oleh Agung · null

9 Oktober 2026 pukul 18.46 WITA · 2 menit baca

Oktoberfest Rasa Bali, Kue Putu hingga Ayam Betutu Dipadukan dengan Bir

BADUNG, BALINEWS - Perayaan Oktoberfest tidak hanya identik dengan bir dan kuliner khas Jerman.

Di Four Points by Sheraton Bali, Seminyak, perayaan Oktoberfest justru dikemas dengan mengangkat kekayaan kuliner lokal Bali, kemarin malam Kamis,(8/10/2026).

Melalui program The Best Brew Program, perayaan Oktoberfest digelar serentak di berbagai properti Four Points di dunia.

Namun, Four Points Bali Seminyak memilih menghadirkan identitas Bali dalam sajian yang ditawarkan kepada para pengunjung.

Beragam makanan berbahan baku lokal Bali dipadukan dengan pilihan bir, termasuk kuliner tradisional seperti kue putu yang selama ini belum banyak ditampilkan dalam konsep food pairing.

Franklyn Kocek, Multi-Property General Manager Four Points by Sheraton Bali, Seminyak dan Fairfield by Marriott Bali menyebut, pengangkatan kuliner lokal menjadi bagian dari komitmen hotel untuk ikut mempromosikan kekayaan destinasi Bali.

"Karena kita berada di Pulau Bali, tentu kita ingin meng-highlight destinasi kita. Bali ini kaya sekali dengan banyak pilihan makanan. Salah satunya kue putu yang ternyata bisa kita pair dengan beer yang kita pilih," jelasnya.

Ia menyampaikan, Selain kue putu, sejumlah makanan khas Bali seperti ayam betutu juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan cita rasa Bali kepada wisatawan.

Menurutnya, kuliner Bali memiliki kekayaan rempah yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

"Orang kalau datang ke Bali harus coba juga makanannya. Ada ayam betutu, itu enak banget. Saya suka dengan rempah-rempahnya," terangnya.

Perayaan Oktoberfest di Four Points Bali Seminyak digelar setiap Sabtu selama Oktober 2026, atau sebanyak empat kali selama bulan tersebut.

Kegiatan dipusatkan di Above Rooftop, yang menawarkan pemandangan 270 derajat, termasuk panorama matahari terbenam di kawasan Pantai Petitenget.

Acara ini terbuka bagi seluruh pengunjung, baik tamu hotel maupun masyarakat umum. Setiap pelaksanaan kegiatan ditargetkan dapat menarik sekitar 10 hingga 20 pengunjung yang membeli paket Oktoberfest.

Sementara itu, area rooftop tersebut mampu menampung sekitar 60 orang untuk konsep acara dengan tempat duduk. Kapasitas dapat lebih besar apabila menggunakan konsep standing party.

Pihak hotel juga menegaskan bahwa produk yang digunakan dalam sajian kuliner sebagian besar berasal dari Bali, termasuk bahan baku dan produk UMKM lokal.

"Karena kita berada di Bali, kita selalu memiliki komitmen terhadap apa yang ada dalam destinasi. Makanan Bali, produk-produk lokal kita, UMKM itu kita angkat semua," ungkapnya.

Perayaan Oktoberfest ini menurut, Franklyn menjadi pertama kali digelar di Four Points Bali Seminyak. Selain menjadi agenda promosi hotel, kegiatan tersebut diharapkan turut mendukung pengembangan pariwisata berkualitas di Bali.

Pihak hotel menilai kondisi kunjungan wisatawan ke Bali saat ini masih cukup baik setelah melewati periode musim ramai pada Juli hingga September.

Ke depan, pengembangan pariwisata tidak hanya diharapkan bertumpu pada jumlah kunjungan, tetapi juga mendorong wisatawan untuk menikmati pengalaman lokal, termasuk kekayaan kuliner Bali.

Kalau ingin, saya juga bisa buatkan 5–10 judul yang lebih “menggigit” untuk portal berita, dengan angle “kue putu dipadukan bir”, “Oktoberfest rasa Bali”, atau “kuliner Bali jadi bintang di tengah pesta bir”.(*)

Agung

Agung

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.