KARANGASEM, BALINEWS.ID – Video viral aksi penganiayaan terhadap seorang remaja di depan SD 4 Antiga, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, kini tengah ditangani serius oleh Unit Reskrim Polsek Manggis. Kasus ini melibatkan seorang anak di bawah umur sebagai korban.
Peristiwa terjadi pada Rabu, 27 Agustus 2025, sekitar pukul 11.30 WITA. Korban, IKPM (14), sedang berada di warung ibunya setelah pulang sekolah. Korban menerima telepon dari orang tidak dikenal yang mengajaknya berkelahi. Meskipun korban mencoba meredamnya dengan mengajak bicara baik-baik, pelaku tetap datang.
Menurut Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana, pelaku utama, IPAS (18), datang bersama seorang temannya dengan motor Yamaha N-Max. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menantang korban berkelahi.
“Dari keterangan korban, pelaku ini tiba di warung langsung membuka baju dan mengajak berkelahi,” jelas Kompol Suadnyana.
Meskipun korban berulang kali meminta maaf, pelaku tetap melancarkan pukulan dan tendangan. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada pelipis kiri. Motif penganiayaan ini terbilang sepele. “Pelaku marah dan merasa tidak terima hanya karena merasa ditatap atau dipandang mata oleh korban,” terang dia.
Ayah korban, INS (51), segera melaporkan kejadian ini ke SPKT Polsek Manggis. Pihak kepolisian telah melakukan visum et repertum dan memeriksa saksi-saksi. Kompol Suadnyana menegaskan bahwa kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, mengingat korban masih di bawah umur.