Slot Header 970×90

Bali

Perbaikan Jalan Putus di Selat-Muncan Dikeluhkan Warga: Sing Pragat-pragat

Oleh Putri · null

18 September 2025 pukul 11.24 WITA · Karangasem · 1 menit baca

KARANGASEM, BALINEWS.ID – Perbaikan jalan putus di Jalan Raya Selat-Muncan, Karangasem, menuai keluhan dari warga. Kondisi jalan yang putus sejak seminggu lalu…
KARANGASEM, BALINEWS.ID – Perbaikan jalan putus di Jalan Raya Selat-Muncan, Karangasem, menuai keluhan dari warga. Kondisi jalan yang putus sejak seminggu lalu… — BaliNews.id

KARANGASEM, BALINEWS.ID – Perbaikan jalan putus di Jalan Raya Selat-Muncan, Karangasem, menuai keluhan dari warga. Kondisi jalan yang putus sejak seminggu lalu kini semakin parah dan tidak bisa dilintasi kendaraan, memaksa pihak berwenang mengalihkan jalur untuk menghindari korban.

Salah satu warga, Yogi Tresnayana, meluapkan kekecewaannya di media sosial. Menurutnya, lambannya perbaikan jalan tidak sebanding dengan retribusi yang dibayarkan oleh para pengusaha dan pengemudi truk material.

"Kadirase pocol (rasanya rugi) setiap pengambilan material kena faktur, bayangkan faktur saat ini Rp300.000/sekali pengambilan atau truk," tulis Yogi.

Ia mengajak pembacanya menghitung potensi pendapatan daerah dari retribusi tersebut. "Berapakah pemasukan Karangasem per hari? Bates menain (hanya sebatas memperbaiki) jalan yang jebol sudah setahun sing pragat-pragat (tidak selesai-selesai)," keluhnya.

Dalam unggahan tersebut, Yogi turut menyertakan foto jalan yang rusak parah dan karcis retribusi angkutan truk sebagai bukti. Kondisi jalan yang dibiarkan berlarut-larut tersebut dinilai merugikan, terutama bagi warga yang sehari-hari bergantung pada akses jalan tersebut.

"Kanti jani pegat, adehh pocol ngelah material liu," imbuhnya, menegaskan bahwa jalan yang putus hingga saat ini terasa sia-sia, padahal daerah tersebut memiliki banyak material (bahan galian C).

Putri

Putri

null

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Komentar langsung tayang. Komentar spam atau tidak pantas akan disembunyikan/dihapus redaksi.