DENPASAR, BALINEWS.ID – Suasana duka menyelimuti kawasan kos di Jalan Antasura, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Minggu (25/1/2026) malam. Seorang ibu berinisial NNP (58) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi kosnya, setelah sang anak datang untuk menjenguk.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 22.00 WITA. Anak korban berinisial KTWS (21) datang ke kos ibunya, namun mendapati pintu kamar terkunci dari dalam dan tidak mendapat respons saat dipanggil.
“Sebelumnya, tetangga kos sempat melihat korban keluar kamar dan mengobrol. Namun setelah itu korban tidak terlihat lagi, meskipun sepeda motornya masih berada di lokasi,” ungkap Iptu Adi, Senin (26/1/2026).
Karena khawatir, KTWS bersama pemilik kos meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu kamar secara paksa. Saat berhasil masuk, mereka terkejut mendapati NNP sudah dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi.
“Jenazah ditemukan dalam kondisi telungkup di kamar mandi, mengalami pembengkakan dan lebam. Korban tidak mengenakan pakaian, hanya menggunakan penutup kepala mandi,” jelasnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi awal. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Instalasi Forensik RS Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di dalam kamar juga ditemukan sejumlah obat-obatan, dengan kondisi kunci kamar masih terpasang dari dalam serta grendel jendela dalam keadaan terkunci.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui sempat mengeluhkan sakit asam lambung sekitar satu minggu sebelum meninggal dunia. Polisi menduga korban meninggal akibat sakit yang dideritanya.
“Korban juga sempat berpesan kepada anaknya, apabila meninggal tidak ingin merepotkan keluarga,” pungkas IPTU Adi.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang tinggal sendiri. (*)

