SEMARAPURA, BALINEWS.ID — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mendesak Kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida.
Proyek yang sebelumnya menuai polemik ini dinilai harus dibuka secara transparan untuk memastikan tidak ada pihak yang “bermain” dalam proses pengerjaannya.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung, I Wayan Suardi, memastikan bahwa proses penyelidikan terhadap proyek tersebut sudah mendekati tahap akhir. Ia menegaskan seluruh pihak yang terlibat akan dimintai keterangan tanpa pengecualian.
“Apakah pada tahap penyelidikan atau penyidikan, siapapun yang terlibat pasti kami minta pertanggungjawabannya secara hukum,” ujar Suardi.
Saat ditanya mengenai pihak-pihak yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan, Suardi belum bersedia menjelaskan lebih detail. Meski demikian, ia mengakui bahwa terdapat sejumlah tokoh penting di Klungkung yang masuk dalam daftar pemanggilan.
“Sambil melihat korelasi keterangan satu dengan yang lain, itu sudah pasti (pemanggilan tokoh penting) tapi tidak sekarang,” tambahnya.
Kejaksaan memastikan akan bekerja profesional dalam menangani kasus ini, sembari menunggu kelengkapan data dan keterkaitan keterangan dari berbagai pihak. (*)

